Suara.com - Jasad almarhum Jabonar Sinaga, ayah vokalis band Geisha Narova Morina Sinaga atau Momo, akan dikuburkan pada, Jumat (22/9/2017). Prosesi pemakaman dengan menggunakan adat Batak.
Hal ini disampaikan oleh pihak keluarga di Pekanbaru, Kamis (21/9/2017), yang merupakan hasil kesepakatan keluarga besar almarhum dengan para ketua suku Batak yang ada di Pekanbaru.
"Rapat keputusan sudah digelar Kamis malam (21/9) disepakati Jumat bapak dikuburkan, " kata abang Momo, Fopin Sinaga.
Menurut dia, pembicaraan tentang tata cara proses adat batak juga keperluan "ulos" (selendang khas batak) sudah dibicarakan oleh semua undangan rapat yang dihadiri keluarga terdekat, baik dari pihak almarhum juga mama Momo serta tetua satu kampung dilingkungan tinggal keluarga di Jalan Kurnia pada acara "tonggo Raja", artinya rapat para Raja dari masing-masing suku.
Dalam rapat ini kedua belah pihak membahas kesepakatan apa dan bagaimana tata cara prosesi adat untuk melepas almarhum, sebelum diantarkan ke pemakaman umum di Jalan Garuda Sakti, Pekanbaru.
"Ini kesepakatan lingkungan satu kampung dan sebagainya," ujarnya.
Fopin menjelaskan sejauh ini ini semua sanak saudara khususnya anak dan menantu almarhum sudah datang dan berkumpul di Pekanbaru untuk menghadapi pemakaman Jumat.
"Kami kakak beradik ada lima empat laki-laki dan satu perempuan," tuturnya.
Ia menambahkan jumlah cucu almarhum ada tujuh orang, semua sudah hadir.
Baca Juga: MUI: 1 Muharram Sebagai Momen Kebangkitan Spiritual
"Sebelum penguburan ada "tor-tor" (tarian khas batak) untuk menghargai keberangkatan bapak disertai penyampaian ulos, " tambahnya.
Sebelumnya dikabarkan berita duka cita datang dari keluarga besar Geisha. Ayahnya Jobonar Sinaga meninggal dunia di Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Jabonar Sinaga meningal dunia pada Selasa, (19/9) pukul 22.00 WIB, walau sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Setelah dinyatakan meninggal, jenazah dibawa dari Kota Rengat ke rumah duka di Jalan Kurnia 21b, Pekanbaru, Propinsi Riau.
Popin menjelaskan, kalau sehari-hari ayahnya berprofesi sebagai jurnalis di Kabupaten Inhu.
Berita Terkait
-
OOTD Natal ala Momo TWICE: Intip 4 Padu Padan Gaya Stylish-nya!
-
Roby Satria Panen Cuan Royalti, Sebut Katalog Lagu Aset Warisan Musisi
-
Debut Album Nanda Prima Dibidani Roby Geisha, Singel Gacoan Angkat Tema Psyco Romantic
-
Ibu Momo eks Geisha Meninggal Dunia: Patah Hatiku Ya Tuhan
-
Daily Outfit ala Momo TWICE, 4 Padu Padan Stylish Biar Makin Standout!
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Visa Haji Vidi Aldiano Terbit Setelah Wafat, Sheila Dara Putuskan Tak Berangkat ke Tanah Suci
-
Risih Fuji Terus Dijodohkan dengan Reza Arap, Haji Faisal: Anak Saya Cuma Kolaborasi
-
Alasan Cerai Kembali Diungkit, Salmafina Sunan Ngaku Banyak Cobaan Usai Murtad
-
Outfit Olahraga Nikita Willy Disorot Usai Putuskan Berhijab
-
Keluarga dan Fans Rayakan Ulang Tahun Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir
-
Viral di Bekasi, Dua Perempuan Kejar Pelaku Pelecehan Seksual hingga Diceburkan ke Got
-
Ramai Couple Furap, Haji Faisal Akhirnya Buka Suara Soal Kedekatan Fuji dan Reza Arap
-
Tuai Pro Kontra, Film Na Willa Dinilai Normalisasi Pernikahan Dini
-
Ayah Santai Tanggapi Fitnah Soal Vidi Aldiano: Senyumin Dulu Aja
-
Jerome Kurnia dan Lukman Sardi Lawan Pesugihan di Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah