Suara.com - Marissa Haque berbagi kisah seputar liburannya di Jepang bersama suami Ikang Fawzi dan kedua putri mereka Bella Fawzi dan Kiki Fawzi.
Mereka menghabiskan liburan hampir dua minggu lamanya di Negeri Matahari Terbit. Berangkat akhir Oktober dan pulang 9 November.
Jepang sudah jadi rumah kedua bagi pasangan ini. Mereka menandai liburan sebagai perayaan ulang tahun Marissa mapun Ikang yang sama-sama jatuh di bulan Oktober. Ikang kini telah menginjak usia 58 tahun, sedangkan Marissa 55 tahun.
"Yang pertama dilakukan kami menyambangi sekolah saat SD dan SMP mas Ikang. Kita jumpai kepala sekolah bernama Ibu Susi di Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT)," kata Marissa dalam sebuah perbincangan melalui telepon, Sabtu (19/11/2017).
Ikang, kata perempuan yang akrab disapa Icha ini, seperti masuk lorong waktu ketika suaminya itu duduk di bangku SD dan SMP di SRIT. Ikang mencari jendela di kelas SMP sambil melamun. Setelah jendela ditemukan, masih persis sama seperti puluhan tahun silam.
Begitu juga kursinya, suasana serta bau daun musim gugur diiringi semilir angin dingin Tokyo berkisar 10 derajat celcius di siang hari.
"Kami dijamu hangat di SRIT. Kedatangan kami juga disambut para guru lain yang sedang mengajar di ruang kelas lainnya. Ramai pokoknya. Alhamdulillah," tutur Icha.
Dampak dari kunjungan ke SRIT, imbuh Icha, Ikang mudah-mudahan bisa memenuhi undangan ke Tokyo sekitar bulan Juni 2018.
Tak mau ketinggalan, Icha ingin mengajak serta Bella dan Kiki untuk ikut meskipun harus dengan biaya sendiri.
Baca Juga: Marissa Haque dan Ikang Fawzi Kompak Ultah Bulan Ini
Berikutnya, mereka berempat menjelajah prefecture Yamanashi di mana ada dua sahabat Instagram tinggal di sana.
"Mereka sudah menikah masing-masing dengan pria Jepang serta sudah sekitar 20 tahunan berada di Jepang. mereka adalah Antie Shimizu dan Linna Fujimoto," kata bintang film yang berjaya di era 1980-an ini.
Tujuan berikutnya prefecture Ibaraki yang merupakan domisili sahabat Instagram kedua, Yanti Sari Okano.
"Dua prefecture itu kami benar-benar bisa merasakan denyut kehidupan masyarakat asli Jepang," kata Icha yang memanfaatkan jasa travel Panorama JBT Tours ini.
Menurut Icha, para perempuan Indonesia yang menikah dengan lelaki Jepang sangat disayang. Itu ia tangkap saat melihat tiga sahabat tadi.
Kebetulan tiga sahabat itu pandai memasak untuk keluarga masing-masing sehingga Icha merasa termanjakan dengan keramahan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ayah Mertua Ungkap 'Mode Mute' Sheila Dara, Belum Siap Hadapi Media setelah Vidi Meninggal
-
Ria Ricis Akui Kesepian Jalani Idulfitri Cuma dengan Moana
-
Manajer Ungkap Detik-Detik Pertemuan Denada dan Ressa Rizky Rossano, Usai 24 Tahun Terpisah
-
Gelar Salat Id, Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca Sukses Rangkul Ratusan Warga Jagakarsa
-
John Wick Chapter 3 - Parabellum: Nyawa Keanu Reeves Jadi Buruan, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Absolute Value of Romance: Kim Hyang Gi Jadi Penulis Novel, Tayang April di Prime Video
-
Viral Bupati Situbondo Video Call dengan LC: Isi Percakapannya Mengejutkan!
-
Terharu saat Salat Id, Ayu Ting Ting Selipkan Doa soal Jodoh di Lebaran Tahun Ini
-
Lucinta Luna Pakai Sarung dan Peci saat Salat Id: Perlahan Memperbaiki Diri...
-
Ayah Kenang Momen Vidi Aldiano Takbiran: Suaramu Masih Menggema sampai Akhir Masa