Entertainment / Gosip
Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB
Erin Taulany menggelar jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026) terkait kasusnya dengan eks asisten rumah tangga bernama Hera. [Tiara Rosana/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Erin Taulany membantah tuduhan penganiayaan dan penahanan gaji terhadap mantan asisten rumah tangganya dalam konferensi pers di Jakarta.
  • Erin menyatakan bahwa mantan ART tersebut melanggar privasi dengan merekam isi rumah tanpa izin sebelum kabur secara diam-diam.
  • Akibat tuduhan sepihak di media sosial, Erin Taulany resmi melaporkan mantan ART dan penyalurnya atas dugaan pelanggaran UU ITE.

Suara.com - Rien Wartia Trigina alias Erin Taulany kembali buka suara menanggapi tudingan penganiayaan terhadap mantan asisten rumah tangganya (ART) bernama Hera.

Didampingi Sunan Kalijaga sebagai kuasa hukumnya, Erin Taulany membeberkan rentetan bukti dan klarifikasi dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 5 Mei 2026.

Bantah melakukan kekerasan fisik dan penahanan gaji seperti yang dituduhkan Hera,  Erin justru mengungkap bahwa sang mantan ART telah melakukan pelanggaran privasi fatal.

Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula dari unggahan akun media sosial milik pihak penyalur, Nia Damanik. 

Akun tersebut menarasikan bahwa ART yang bekerja di rumah Erin menjadi korban kekerasan fisik, ditodong pisau, hingga barang pribadi dan gajinya ditahan. 

Erin Taulany didampingi Sunan Kalijaga sebagai kuasa hukum, menggelar jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026) terkait kasusnya dengan eks asisten rumah tangga bernama Hera. [Tiara Rosana/Suara.com]

Menjawab tudingan tersebut, Erin membantah keras dengan membawa bukti rekaman kamera pengawas.

"Tidak benar sama sekali. Saya punya buktinya, saya punya CCTV-nya, punya chat komplain ke yayasannya, dan komunikasi sama pembantunya pun saya ada semua," kata Erin Taulany.

"Tidak ada penganiayaan. Enggak ada sama sekali," kata Erin menegaskan.

Dia juga menyoroti kejanggalan laporan pihak Hera mengenai hasil pemeriksaan medis. 

Baca Juga: Andre Taulany Geram Namanya Dikaitkan dengan Kasus Mantan Istri: Jangan Bawa-Bawa Taulany

"Bisa saya buktikan 100 persen. Dan katanya dia juga sudah melakukan visum, tapi anehnya dari pihak kepolisian mengatakan belum menerima surat visumnya," ucap Erin.

"Saya akan buktikan dengan tegas saya punya buktinya semua, seisi satu rumah ada 14 titik CCTV," ujarnya.

Erin membeberkan fakta bahwa Hera baru bekerja hitungan minggu dan langsung bermasalah karena nekat merekam seisi rumah tanpa izin.

"Jadi sebelumnya memang pembantu itu sudah bermasalah dan saya sudah komplain. Dia kerja di rumah satu minggu, itu saya sudah komplain ke penyalurnya," imbuh Erin. 

"Jadi yang paling krusial adalah, dia melakukan konten ke media sosial. Milik pribadinya dia sendiri. Tentang isi rumah," kata Erin.

Lebih lanjut, Erin menjelaskan betapa berbahayanya pelanggaran privasi yang dilakukan mantan pekerjanya tersebut. 

Load More