Suara.com - Penyanyi dangdut Dewi Perssik mendapat 20 pertanyaan dari pihak penyidik terkait kasus dugaan ancaman kekerasan, melawan petugas dan fitnah atas laporan petugas Trans Jakarta, Harry Maulana Saputra, terhadap dirinya dan juga suami, Angga Wijaya.
"Ada mungkin dua puluh lebih pertanyaan. Kurang lebih kronologisnya bagaimana, seperti apa dan jam segitu, di berapa mobil ada berapa orang," kata Dewi usai pemeriksaan di Subdit Ranmor Polda Metro Jaya, di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu malam (10/1/2018).
Dewi pun mengaku hadir memenuhi panggilan pihak penyidik. Dia rela datang di malam hari demi menghindari opini buruk tentang dirinya bila tidak datang.
"Kita sebagai warga negara dipanggil ya kita datang, kalau kita mangkir kan gosipnya nggak enak kan," tuturnya.
Perempuan yang juga disapa Depe itu berharap, Harry, orang yang melaporkan dirinya bisa datang saat dipanggil penyidik atas laporan yang dilakukannya.
"Karena saya mengklarifikasi dipanggil, diundang atas pelaporan pihak dia, kami datang. Begitupun dia akan diundang menyesaikan masalah ini, atas pelaporan kami kepada mereka," lanjut Depe.
Kuasa hukum Depe, Maha Awan Buana mengaku, kliennya datang untuk mengklarifikasi kronologi kejadian dugaan terobos jalur busway di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, tim kuasa hukum Depe memberikan dua barang bukti terkait kejadian tersebut.
"Kami sudah sampaikan dua alat bukti ya. Video yang terjadi fakta hukumnya satu. Yang kedua, pernyataan dari Dirlantas bahwa memang apa yang dibicarakan klien kami Angga Wijaya dan Dewi Perssik adalah fakta yang benar bahwa dia dikawal dan ada diskresi untuk masuk membawa orang sakit masuk jalur busway jalur evakuasi menuju ke rumah sakit," jelasnya.
Depe dan suaminya, Angga, telah dilaporkan oleh petugas Transjakarta bernama Harry Maulana Saputra ke Polda Metro Jaya, Sabtu (2/12/2017). Dia dilaporkan pasal berlapis yakni pasal 335 KUHP mengenai ancaman dan kekerasan, pasal 212 KUHP tentang melawan petugas, serta pasal 315 KUHP tentang fitnah.
Baca Juga: Dewi Perssik: Buktikan Kalau Saya Mengancam
Kasus ini berawal karena Depe dan Angga sengaja ingin menerebos jalur busway di kawasan di Kawasan Pejaten, tepatnya di depan mal Pejaten Village, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/11/2017).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Sinopsis Balas Budi: Aliansi Para Wanita Korban Penipuan Yoshi Sudarso
-
Pernikahan Teuku Rassya Putra Tamara Bleszynski Makin Dekat, Pakai Adat Aceh dan Jepang
-
Terinspirasi Gangguan Mistis Nyata Penulis, Sengkolo: Petaka Satu Suro Tonjolkan Drama
-
Tanpa Jump Scare Berisik, Achmad Romie Baraba Hadirkan Horor Atmosferik di Penunggu Rumah: Buto Ijo
-
Review Culinary Class Wars 2: Kurang Seru, Tapi Endingnya Tak Terduga!
-
4 Sumber Kekayaan Kenny Austin yang Dituding Mokondo oleh Satria Mulia
-
Review Broken Strings: Cara Aurelie Moeremans Menyembuhkan Luka Child Grooming
-
Klarifikasi Kak Seto Dituding Tak Bantu Aurelie Moeremans Lepas dari Cengkraman 'Bobby'
-
Totalitas Putri Intan Kasela di Film Kuyank, 5 Hari Berendam di Rawa Lumpur
-
Trailer Balas Budi Resmi Rilis, Michelle Ziudith Jadi Korban Bunglon Penipu Cinta