Entertainment / Gosip
Rabu, 10 Juni 2026 | 20:30 WIB
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid didampingi kuasa hukum mereka, Sangun Ragahdo usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Rabu, 10 Juni 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid menyerahkan bukti pembayaran hampir Rp200 juta kepada Hanania Group.
  • Keduanya membantah mendapat fasilitas umrah gratis dan hanya menjalani kerja sama endorse.
  • Thariq dan Aaliyah mengaku tidak mengetahui Hanania Group bermasalah saat menerima tawaran kerja sama.

Suara.com - Pasangan suami istri Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid angkat bicara usai diperiksa selama tujuh jam di Polda Metro Jaya pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kehadiran mereka sebagai saksi kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group sekaligus mematahkan rumor miring bahwa keduanya menikmati fasilitas ibadah gratis dari hasil menggelapkan dana jemaah.

Kuasa hukum pasangan tersebut, Sangun Ragahdo, menegaskan bahwa kliennya tidak menerima cuma-cuma seluruh fasilitas perjalanan ke Tanah Suci itu melainkan dengan barter.

Skema kerja sama yang disepakati memang berupa barter promosi alias endorse untuk Thariq, Aaliyah, dan anak mereka, Arash.

Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid didampingi kuasa hukum mereka, Sangun Ragahdo usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Rabu, 10 Juni 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].

Selama perjalanan, Thariq dan Aaliyah diwajibkan mengunggah konten dengan menandai akun Hanania ke Instagram mereka.

Selain itu, Thariq dan Aaliyah tetap membayar ratusan juta rupiah untuk memboyong rombongan lainnya.

"Kita nggak menampik bahwa ini bentuknya endorse. Tapi kalian juga perlu tahu bahwa endorse ini ada berbagai macam, salah satunya barter benefit diberangkatkan umrah," kata Sangun Ragahdo kepada awak media usai pemeriksaan.

"Di sisi lain, Thariq dan Aaliyah ini malah mengajak rombongan delapan orang yang berangkat, itu malah kita yang bayar," lanjutnya.

Sangun merinci, nominal yang disetorkan kepada PT Khazanah Tamma Internasional alias Hanania Group bernilai fantastis.

Baca Juga: Kasus Hanania Group: Keanu AGL Penuhi Panggilan, Awkarin Mangkir Tanpa Kabar

"Pembayaran dari Thariq pun ini nggak sedikit. Kita telah membayar kepada Hanania itu mencapai hampir Rp170 juta, Rp160 juta sekian, itu di luar biaya-biaya di sana untuk makan, bayar mutawif, dan lain sebagainya. Kalau ditotal hampir Rp200 juta rupiah," bebernya sembari menyebut bahwa seluruh bukti transfer telah diserahkan kepada penyidik untuk dimasukkan ke dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP).

Dikejar Pihak Travel Sejak Sebelum Menikah

Kasus ini bermula dari laporan para calon jemaah yang gagal berangkat menggunakan jasa Hanania Group. Polisi bergerak cepat dan telah menahan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka atas dugaan penggelapan.

Sangun menjelaskan, kliennya sama sekali tak mengetahui bahwa travel tersebut bermasalah saat menerima tawaran kerja sama pada November 2025.

CEO Hanania Travel Ahmad Syah Farhan Rachman dan istri, Nisa Bahri. (Instagram/@hananiagroup.id)

Pihak Hanania bahkan sudah berulang kali mengejar Thariq untuk bekerja sama sejak sebelum pasangan ini resmi menikah, namun sempat diabaikan.

Sebelum berangkat pada 8 hingga 15 Desember 2025, Thariq juga telah memastikan kredibilitas agen travel tersebut.

Load More