- KPK menegaskan Raffi Ahmad batal menitipkan iPhone dan laptop ke PT Blueray.
- Saksi sidang mencabut keterangan soal pengiriman barang milik Raffi Ahmad.
- Kasus PT Blueray terkait dugaan suap untuk meloloskan barang impor dari pemeriksaan Bea Cukai.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menebalkan narasi pencabutan keterangan Yohanes Setiawan dalam BAP yang menyebut dugaan laptop dan iPhone milik Raffi Ahmad dibawa masuk dari Amerika Serikat dengan tidak dicatat dan diberitahukan dalam dokumen Customs Declaration (Pemberitahuan Pabean).
Sebelumnya, pencabutan keterangan disampaikan Yohanes ketika bersaksi dalam sidang dugaan suap impor PT Blueray Cargo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Di muka sidang, dia memastikan tak pernah ada peristiwa pengiriman laptop dan iPhone pesanan Raffi.
"Sudah diterangkan oleh saksi lainnya, bahwa dalam persidangan tersebut dijelaskan kalau penitipan tersebut tidak jadi dilakukan, ya," Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 10 Juni 2026.
Kendati begitu, Jaksa Penuntut Umum tetap akan menganalisis keterangan baru Yohanes, termasuk apakah ada kaitannya dengan perkara yang disidangkan atau tidak.
"Apakah ada atau tidak, sejauh mana, itu nanti dalam ranah analisis oleh JPU," ujarnya.
Budi memastikan bahwa pengusutan kasus suap impor PT Blueray Cargo di persidangan dilakukan secara transparan.
"Persidangan kan sifatnya terbuka. Teman-teman semuanya bisa mengikuti, mencermati bagaimana jalannya persidangan, fakta-fakta yang terungkap seperti apa, ya," katanya.
Budi juga menjelaskan mengenai keterkaitan Raffi Ahmad dengan PT Blueray. Hubungan dengan sang artis karepa perusahaan tersebut bergerak di di bidang pengiriman barang.
"Ya, dalam kapasitas sebagai personal saudara RA ini ke PT Blueray, ya. Karena memang PT Blueray ini adalah perusahaan jasa, begitu ya, yang memang dalam proses pengiriman atau transportasi barang ke Indonesia," kata Budi Prasetyo.
Mengenai apakah ada kerjasama endorse atau lainnya dari PT Blueray dengan Raffi Ahmad, Budi Prasetyo belum mengetahui lebih detail.
Baca Juga: Main Mata Audit Smart TV! KPK OTT 5 ASN BPK Pengembangan Kasus Bupati Muara Enim
Namun satu yang pasti, PT Blueray terindikasi melakukan suap ke oknum Ditjen Bea dan Cukai terkait importasi barang.
"Modusnya adalah dugaan menyiasati lajur masuk importasi barang, dari lajur merah ke lajur hijau. Yang barang-barang yang seharusnya dicek, diperiksa, kemudian tidak dilakukan pemeriksaan, karena adanya dugaan suap," ujarnya menjelaskan.
Budi melanjutkan penjelasan, apa yang terjadi dengan nasib barang yang seharusnya masuk jalur merah? Barang tersebut bisa ada di Indonesia dengan adanya suap tersebut.
"Barang-barang yang dalam kategori lartas (larangan dan pembatasan) misalnya, ya, terlarang ataupun dibatasi masuk ke Indonesia, kemudian bisa secara bebas tidak dilakukan pemeriksaan lagi oleh Bea Cukai," imbuhnya dalam penjelasan.
Berita Terkait
-
300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan
-
Jelang Persidangan, Bupati Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Perempuan Semarang
-
Duitnya Sudah Jadi Kasus, KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli
-
'Bukan Saya', Bupati Kuansing Bantah Kasih Amplop Ke Menhut Raja Juli
-
KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Libatkan Kelompok Tani Lokal untuk Pulihkan Ekosistem Pesisir
-
Kasus Kekerasan Anak di Kota Tangsel 2026 Meningkat
-
Sinopsis Meitantei no Mama de Ite, Drama Jepang Dibintangi Yoshikawa Ai
-
Tips Memilih Warna Bedak sesuai Warna Kulit untuk Makeup Flawless
-
3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!
-
Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini
-
Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya