Suara.com - Tiga seniman musik country yang tampil di festival Las Vegas yang menjadi lokasi penembakan paling mematikan di Amerika Serikat bersatu kembali di panggung dalam acara Grammy Awards, Minggu (28/1/2018) malam.
Penyanyi country Brothers Osborne, Eric Church dan Maren Morris semua tampil di festival musik country Route 91 sebelum lelaki bersenjata Stephen Paddock (64), menembaki kerumunan pada 1 Oktober.
Insiden tersebut menewaskan 58 orang dan melukai ratusan lainnya. Ini merupakan sebuah penembakan terburuk di sejarah moderen Amerika Serikat. Paddock kemudian bunuh diri.
Pada Minggu, para penyanyi itu membawakan lagu balada Eric Clapton yang berjudul Tears in Heaven dengan duduk berdampingan di depan latar belakang yang diterangi dengan nama korban.
"(Kami) hadir untuk menghormati kenangan indah jiwa para pencinta musik yang semua dengan begitu kejam diambil dari kita," kata Morris.
Lewat lagu tersebut ia memberikan penghormatan, tidak hanya kepada korban penembakan di Las Vegas, tapi juga 22 orang yang tewas ketika sebuah bom bunuh diri diledakkan di sebuah konser Ariana Grande di Manchester pada Mei tahun lalu.
Penghormatan tersebut mendorong gelombang penghargaan di media sosial, termasuk dari pendukung kontrol senjata. Politisi Gabrielle Giffords, yang selamat dari percobaan pembunuhan, berkicau di akun Twitternya, "Terima kasih @MarenMorris, @brothersosborne, dan @ericchurch karena telah menyoroti epidemi kekerasan senjata kita. Kita semua perlu melakukan bagian kita untuk membuat komunitas kita lebih aman. #Grammys #CourageToFight(#KeberanianUntukBerjuang). Church, yang menjadi bintang utama pada malam pertama festival Route 91 dan menulis lagu "Why Not Me" segera setelah itu, mengatakan industri musik akan selalu bersatu dengan para penggemarnya.
"Pada tanggal 1 Oktober, semua musik country diingatkan dengan cara yang paling tragis, hubungan yang kami miliki dengan para penggemar kami, dan kekuatan penyembuhan yang akan selalu dimiliki oleh musik," katanya dilansir Reuters.
Sementara itu penyanyi R&B Bruno Mars merebut penghargaan utama di Grammy Awards pada Minggu. Keberhasilan itu mematahkan perkiraan bahwa penyanyi "rap" Kendrick Lamar dan Jay-Z akan menjadi pemusik "hip-hop" pertama dalam 14 tahun yang meraih penghargaan album terbaik pada tahun ini.
Bruno Mars mendapatkan enam penghargaan Grammy, termasuk untuk kategori Lagu Tahun Ini untuk "hit"-nya "That's What I Like" dan rekaman serta Album Terbaik Tahun Ini untuk "24K Magic".
Lamar, 30, yang dianggap salah satu penyanyi "rap" paling inovatif dari angkatannya, meraih lima hadiah dalam kategori Rap untuk albumnya "DAMN" dan lagu "Humble".
Kemenangan Lamar terjadi setelah mengalahkan veteran musik "hip-hop" Jay-Z dan album musiknya "4:44". Jay-Z tidak mendapatkan satu pun dari delapan pencalonan dan memilih tidak tampil di acara selama tiga jam tersebut.
Musik "rap" pada tahun lalu mengungguli musik "rock" sebagai jenis dominan di musik Amerika Serikat.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Deretan Drama Korea yang Dibintangi oleh IU, Perfect Crown Segera Tayang
-
6 Alasan Pursuit of Jade Jadi Drama China Paling Dibicarakan di 2026
-
Cara Unik Ustaz Solmed Ucapkan Ultah pada April Jasmine, Bawa-Bawa Harga BBM
-
Nikita Mirzani Pertanyakan Putusan Hakim Soesilo, Sindir Ketimpangan Vonis Kasusnya vs Ronald Tannur
-
Biasa Kalem, Bryan Domani Kini Tampil Brutal Jadi Mesin Pembunuh di Film Zona Merah
-
Konten Clara Shinta 'Kok Bisa Selingkuh' Kembali Viral, Kini Disebut Kena Ain
-
Lebih dari Sekadar Teror, Tumbal Proyek Hadirkan Plot Twist, Thriller, dan Gore Mencekam
-
8 Rekomendasi Serial Netflix April 2026, Ada Spin-off Stranger Things
-
Sinopsis Born Guilty, Park Seo Joon Jadi Penjahat Misterius di Drakor Noir Baru Disney+
-
Perankan Orang Madura, Bang Tigor Keceplosan Logat Batak Syuting Film The Hostage's Hero