Anang Hermansyah (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)
Sejak menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Anang Hemanasyah seolah mundur dari dunia musik. Ia tak lagi menjadi juri acara ajang pencarian bakat, menyanyi pun baru-baru ini saja ia kembali lakukan bersama sang istri, Ashanty.
Namun yang cukup mengejutkan, Anang baru saja membuat gebrakan dengan bereuni bersama teman-teman band yang dibentuknya sekitar tahun 1990-an, Kidnap Katrina.
Di Markas Slank (Anang dan Kidnap Katrina memang lahir dari sini), Jalan Potlot Durentiga, Jakarta Selatan, Kidnap Katrina meluncurkan single berjudul "Kesepian" yang diciptakan oleh alamarhum Tonny Koeswoyo. Lagu tersebut juga akan dimasukan ke mini album milik Kidnap Katrina.
Anang pun bercerita kenapa dirinya bisa kembali lagi berkumpul dengan band yang membesarkan namanya tersebut. Anang juga menceritakan masa-masa indah saat dirinya dulu manggung dengan band yang terdiri dari Damon Koeswoyo, Massto, Koko, Gorga, dan almarhum Teguh.
Berikut wawancara lengkap Suara.com dengan Anang Hermansyah:
Apa yang paling berkesan selama manggung bersama Kidnap Katrina?
Wah banyak ya, paling berkesan pernah jadi band pembukanya Slank beberapa kalk. Seperti itu paling banyak berkesan.
Kidnap saat itu dompleng Slank?
Oh nggak. Kidnap dulu itu untuk Jakarta lumayan banyak penggemar. Seminggu hampir dua sampai tiga kali show. Lumayan kuat ya penontonnya di kalangan Jakarta untuk zaman itu. Kidnap bisa begitu makanya aku bilang, Kidnap itu berani tampil beda untuk zaman itu, lihat aja musik Kidnap zaman itu berbeda dengan musik lain di tahun yang sama, didominasi musik rock. Jadi sampai hari ini Kidnap punya penikmat, aku bisa memahami. Karena memang bisa dibilang pembaharu saat itu.
Akan mempertahankan musik Kidnap yang seperti itu?
Kami akan mempertahankan hal itu. Karena hal yang baru bagi aku itu ya musik Kidnap saat zaman itu. Hal baru zaman itu adalah style Kidnap dan itu nggak akan aku dan teman-teman lain ubah.
Apa bedanya saat manggung sendiri dengan bersama band?
Kalau sama band cukup beda ya, harmonisasinya jelas beda karena bersama enam orang lain. Bagaimana caranya membangun harmonisasi lima orang menjadi penampilan yang bisa dinikmati penonton. Kalau band punya keunikan sendiri karena harus punya atraktif tersendiri, menampilkan hal beda. Supaya bisa menjalin komunikasi dengan penonton. Kalau duet cuma berdua itu lebih gampang.
Vakum selama 23 tahun, bagaimana membuat penggemar bergairah lagi?
Itu juga harus dipikirkan bersama-sama. Tapi saya pastikan Kidnap masih seperti dulu lagi. Kalau kamu lihat Kidnap reunian di acara beberapa waktu lalu, Kidnap masih seperti kemarin.
Mengapa comeback dengan lagu orang lain?
Begini, dalam band pengalaman kita, karena dari setiap personel kesukaannya berbeda dalam warna musik. Damon metal saat itu, Mastoo funk dance musik, Koko progresif rock, Teguh almarhum new age, Gorga lebih musik balad, musik Eropa, aku pop. Jadi memang enam nih beda latar kesukaannya. Itulah kesulitan membuat album tadi. Nah ternyata yang menyatukan itu semua lagu milik Om Tonny yang judulnya "Kesepian". Kita punya kesaamaan soal lagu ini, makanya akhirnya kita ambillah. Inj juga kan yang menciptakan papahnya Damon.
Meski vakum, masih tetap komunikasi dengan personel Kidnap?
Sebenarnya kalau komunikasi seniman itu sama aja kayak politik ya, dinamis. Nggak harus melulu ketemuan untuk menjalin sesuatu. Cukup ketika ketemu dan merasa ada rasa nyaman, di situlah kita berkomunikasi dan berkarya. Jadi nggak ada satu momen yang menbuat kita ngumpul dan kembali berkarya. Nggak ada teori itu dalam seniman.
Tiba-tiba muncul dengan band lama menjelang tahun politik, ini jadi kendaraan politik?
Kan aku bilang, 2019 ada pileg lagi. Semua manusia memiliki kehidupan untuk berpolitik. Kidnap pun sama memiliki cita-cita politik. Yaitu adalah bagaimana lagu dia bisa dienakin banyak orang. Bagaimana misi visi kita di dalam musiknya bisa diikuti dan masuk dalam orang. Itu bagian dari usaha politik. Tapi Kidnap bukan bagian dari politik praktis. Aku jelaskan. Tapi dalam politik keseharian Kidnap punya tujuan itu.
Mau mengajak Kidnap ikut kampanye saat pilkada, jadi band pengisi saat kampanye?
Ya tadi aku bilang, Kidnap pun punya usaha politik. Kamu dengerin laguku, senang laguku.
Komentar
Berita Terkait
-
Dear Anang Hermansyah, Ada Orang Ngaku Salah Transfer Rp46 Juta dan Minta Dibalikin
-
Anang Hermansyah dan Ashanty Jalani Ibadah Haji, Intip Biaya Paket Travel Mewahnya
-
Pergi Berdua Tanpa Tim, Anang Hermansyah dan Ashanty Berangkat Haji Setelah Menunggu 8 Tahun
-
Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak
-
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Full Line-up, Siap Hadirkan Pengalaman "Lepas Landas"