Suara.com - Vicky Prasetyo sedianya menjalani pemeriksaan perdana di Polda Metro Jaya terkait laporan Muhammad Thamrin atas dugaan penipuan dan penggelapan uang, Kamis (22/2/2018) sore. Namun, Vicky Prasetyo mendadak mangkir dari panggilan penyidik.
Menurut kuasa hukum Vicky, Henry Indraguna, kliennya berhalangan hadir karena ada kegiatan yang tak bisa ditinggalkan. Dia lantas meminta penyidik agar menjadwalkan ulang pemeriksaan kliennya.
"Hari ini ada jadwal pemanggilan Vicky Prasetyo, tadinya kami ingin mendampingi, tetapi klien kami belum bisa hadir karena ada jadwal yang salah," kata Henry di Polda Metro Jaya hari ini.
Terkait tuduhan Thamrin, Henry dengan tegas membantahnya. Dia memastikan Vicky sudah membayar utang yang dimaksud.
"Jadi detail cerita biar Vicky yang menjelaskan. Tapi garis besarnya, pak Thamrin itu mengatakan Vicky ada hutang, tapi menurut klien kami, Vicky sudah membayar. Kurang lebih Rp200 juta sampai Rp250 juta dan diterima pak Thamrin," ujarya menjelaskan.
Vicky, Henry melanjutkan, juga membayar utang dengan menyerahkan salah satu toko senilai Rp520 juta secara cuma-cuma kepada Thamrin. Dan, toko tersebut juga sudah diubah menjadi atas nama Thamrin.
"Jadi apa lagi? Kata beliau malah bukan hutang, tapi kelebihan barang. Vicky juga sudah transfer uang," ujar Henry.
Lagipula, menurut Henry, kasus ini harusnya masuk ranah perdata bukan pidana.
"Saya kira itu ranah perdata kalau masih ada sisa. nanti lebih jelas biar Vicky yang cerita. Karena klien kami cukup sibuk abis menikah sekarang," ujarnya.
Baca Juga: Berhenti Konsumsi Nasi, Cut Mini Berhasil Turunkan 5 Kilogram
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci