Suara.com - Tren penggunaan filler dan tanam benang di dunia artis Tanah Air kini tengah marak. Melihat fenomena tersebut, penyanyi yang juga dokter bedah dan estetika, Tompi pun akhirnya buka suara.
Pelantun "Menghujam Jantungku" itu meminta kepada semua orang yang akan melakukan filler atau tanam benang untuk berhati-hati. Pasalnya, penggunaan filler dan tanam benang penuh risiko jika tidak dilakukan dengan hati-hati dan bukan dengan yang ahli.
Pada 22 Februari lalu, Tompi mengunggah sebuah video yang menjelaskan ketika hidung seseorang di-filler atau tanam benang. Selain video, Tompi juga menuliskan sebuah kalimat:
"Hidung yang terlanjur di filler super banyak dan dibenang nggak karuan justru membuat bentuk hidung makin besar melebar. Plis don't! Penggunaan benang dan filler untuk memancungkan hidung sering kali justru berujung masalah. Idealnya untuk meninggikan hidung, modifikasinya terhadap struktur tulang bukan jaringan lunak," tulis Tompi, di Instagram.
Tidak hanya sekali, Tompi juga kembali membahas efek samping dari filler dan tanam benang. Menurutnya, bila salah, efeknya hidung bukan malah mancung.
"Penambahan filler atau benang hanya akan menambah ketebalan jaringan lunak dan tidak mampu menjadi penyokong proyeksi hidung. Sehingga hidung malah drop dan nggak bisa lancip. Bentuk hidung adalah projeksi dari tulang hidung dan tulang rawannya, bukan karena ketebalan jaringan lain (kulit dan jaringan lunak bawah kulit). Jadi kalau mau meninggikan hidung atau memperbaiki bentuknya: modifikasi dilakukan dengan cara menyusun ulang posisi tulang yang ada dan bila perlu menambah tulang rawan lainm," tulis Tompi.
Video dan penjelasan Tompi soal filler dan tanam benang rupannya menarik perhatian banyak warganet. Warganet banyak yang ngeri melihat video tersebut dan tak seikit yang bertanya lebih mendalam soal filler dan tanam benang.
Salah seorang warganet dengan akun @tita_mochtarsh bertanya kepada Tompi soal melakukan filler tanpa tama benang. Namun uniknya, Tompi menjawab kalau tanam benang dan filler tidak berbahaya. "Benang atau filler nggak bahaya kok, asal dikerjakan dengan benar," jawab Tompi.
Lalu seorang akun bertanya mengenai legalitas tanam benang di hidung. Akun tersebut juga bertanya tentang seseorang yang gagal melakukan operasi.
Soal pertanyaan tersebut, Tompi menjawab, "semua prosedur baik itu operasi dan non operasi selalu bisa ada komplikasi. Benang dan filler yang baik ada kok idikasi tertentunya."
Namun anehnya, unggahan tersebut kini telah dihapus oleh Tompi tanpa diketahui alasannya.
Berita Terkait
-
Natural Look Jadi Tren Baru, Ini yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Filler Modern
-
Mengintip Basic Skincare dr. Tompi untuk Kulit Sehat dan Awet Muda
-
Tompi Sebut Operasi Hidung karena Alasan Sinus Belum Tentu Berbohong, Bela Ria Ricis?
-
Berapa Biaya Oplas Hidung di Dokter Tompi seperti yang Dilakukan Rina Nose?
-
Wow! Dokter Ini Pecahkan Rekor MURI: Suntik Filler Dagu Terbanyak dalam Sehari
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam