Suara.com - Aktris Putri Marino kesulitan berperan sebagai istri Wafda Saifan Lubis di film Jelita Sejuba. Cukup dimaklumi ketika proses syuting berlangsung, Putri Marino masih berstatus single.
"Waktu itu sih susah banget ya karena memang aku belum jadi seorang istri saat itu. Teman-teman di sekeliling aku juga belum ada yang berkeluarga jadi memang susah cari referensinya," ujar Putri Marino, saat ditemui di kawasan Kuningan, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2018).
Putri Marino yang memainkan karakter Syarifah dikisahkan menikah dengan seorang TNI bernama Jaka yang diperankan Wafda Saifan. Peran sebagai istri aparat pun rupanya menjadi pengalaman baru bagi Putri Marino.
Demi pendalaman karakter Putri Marino sampai terjun langsung belajar bersama kumpulan Persatuan Istri Tentara (Persit).
"Aku mikir-mikir akhirnya aku datang ke Persit di Jakarta. Aku juga lihat mama aku, dia benar-benar ikhlas tulus banget menjadi seorang istri. Jadi aku putuskan ya jadi Syarifah harus seperti itu. Jadi dikit-dikit aku kumpulkan jari satu wadah terus aku masukin ke Syarifah. Jadi nggak ada spesifik satu orang yang aku jadikann panutan," sambung Putri Marino lagi.
Syuting Jelita Sejuba diketahui terjadi pada Oktober 2017. Kala itu, Putri Marino belum resmi dipersunting Chicco Jerikho. Momen-momen selama memainkan tokoh Syarifah kata bintang Posesif ini baru terasa usai menikah dengan Chicco Jerikho.
"Terus syarifah ini bikin aku jadi mikir juga, oh ternyata sakarang setelah menjadi seorang istri memang baru berasa gimana seorang istri harus tulus melayani suami, ikhlas sama semua yang suami kerjakan," ucap Putri Marino.
Baca Juga: Chicco Jerikho Makin Manja Saat Sakit, Putri Marino Justru Gemas
"Dan memang tanggung jawab suami kan kadang bertentangan sama apa yang kita mau kan, kayak 'Aduh kamu keluar terus nggak pernah di rumah, nemenin' itu kan kayak bertentangan banget sama diri kita. Tapi mau nggak mau harus support," lanjutnya.
Film Jelita Sejuba (Mecinta Kesatria Negara) sendiri dijadwalkan bakal tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 5 April 2018.
Berita Terkait
-
7 Film Indonesia Paling Diantisipasi 2026, Bertabur Sineas Besar dan Cerita Berani
-
Review Film Posesif, Cinta yang Membelenggu di Balik Janji Manis
-
Jourdy Pranata Ditampar dan Dicium Putri Marino saat Syuting
-
Review Film Sampai Jumpa, Selamat Tinggal: Perihal Menemukan Cinta dan Luka
-
Ulasan Film Sampai Jumpa, Selamat Tinggal: Drama Korea Rasa Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover