Suara.com - Aparat Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya telah membekuk pemasok dan bandar terkait penyalaggunan narkoba Riza Shahab dan kelima rekannya. Satu dari tiga orang yang ditangkap polisi berinisial IA alias Bagol di sebuah rumah kontrakan di kawasan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/5/2018) malam. Dia berperan sebagai bandar asal sabu-sabu yang dikonsumsi Riza.
Terkait penggerebekan itu, polisi turut menangkap tiga orang yang selesai berpesta narkoba dengan Bagol.
"Di tempat tersebut juga didapatkan 3 orang selesai mengkonsumsi sabu," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan, Minggu (15/4/2018).
Proses hukum terkait tiga orang yang ikut ditangkap diserahkan ke Polsek Cihampea. Alasan penyidik Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya hanya mengincar Bagol terkait kasus penyalahgunaan narkoba Riza.
"Selanjutnya 3 orang tersebut diserahkan ke Polsek Cihampea Bogor," katanya.
Dari penangkapan Bagol, polisi menyita beberapa barang bukti berupa ganja kering seberat 33 gram, timbangan, puluhan plastik klip, satu buah bong dan 1 telepon seluler.
Penangkapan Bagol merupakan pengembangan setelah polisi menangkap YH yang berperan sebagai pemasok sabu-sabu ke Riza Shahab. Dari penangkapan itu, YH mengaku jika narkoba yang diedarkannya itu berasal dari bandar berinisoal MS.
Polisi bergerak menangkap MS saat berada di depan Hotel Classic, Jalan Samanhudi, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2018) malam. Dari penangkapan MS, polisi menyita sabu-sabu seberat 4,7 gram
"Dari penangkapan MS, disita 4,7 gram sabu," kata dia.
Baca Juga: Kronologi Penangkapan Pemasok Sabu Riza Shahab
Sebelumnya, polisi menangkap Riza dan lima rekannya termasuk pesinetron Reza Alatas di Apartemen Wave, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018). Namun, dari penangkapan itu, polisi hanya menyita alat hisap sabu (bong) dan korek api. Rupanya, sabu seberat 0,5 gram sudah dipakai secara bersama-sama sebelum polisi datang.
Karena nihil barang bukti, Riza dan kelima rekannya hanya menjalani rehabilitasi setelah dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan urine.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap