Suara.com - Polisi masih menunggu hasil assessment Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta, terkait upaya rehabilitasi pesinetron Riza Shahab dan lima rekannya yang tertangkap dalam kasus penyalahgunaan narkoba.
Rencananya, hasil assessment dari BNN P DKI Jakarta itu akan diserahkan ke polisi, hari ini, Senin (16/4/2018).
"Infonya hari ini, BNN P (DKI) keluarkan hasilnya," kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alxander saat dikonfirmasi, Senin (16/4/2018).
Dia menyampaikan, apabila hasil assessment itu dinyatakan sebagai pecandu akut, maka rehabilitasi Riza Cs akan dilakukan dengan cara rawat inap.
"Kita lihat kalau emang harus rehab, rawat inap atau rawat jalan, melihat berapa persen kecanduannya. Kalau memang akut biasanya rawat inap," katanya.
Selain dari segi kesehatan, kata Dony, pemeriksaan psikologi juga menjadi salah satu bagian dalam proses assessment. Kata dia, bila dalam pemeriksaan timbul perasaan gusar, tersangka kasus narkoba bisa dikategorikan sebagai pecandu akut.
"Nanti nge-review ke belakang, ini metode dari kesehatan. Nanti bisa juga dilihat kalau kecanduan akut, bagaimana merasa ketakutan kah atau was was, tapi itu bukan wewenang kami," katanya.
Lebih lanjut, Dony juga belum mendapatkan informasi dari BNN P DKI Jakarta, terkait rumah saki yang menjadi rujukan untuk merehabilitasi Riza dan kelima rekannya.
"Belum tahu, (rumah sakit mana) yang jadi rujukan BNN P," katanya.
Baca Juga: Riza Shahab Akui Pakai Sabu karena Susah Tidur
Setelah tertangkap atas kasus narkoba, Riza dan lima rekannya termasuk pesinetron Reza Alatas akan menjalani rehabitasi. Hal itu dikarenakan, polisi tak menemukan barang bukti narkoba saat menangkap Riza dan kelima rekannya di Apartemen Wave, Kuningan, Jakarta Selatan.
Rehabilitasi juga dilakukan menyusul hasil pemeriksaan urine yang menyatakan Riza dan kelima rekannya positif narkoba.
Terkait kasus narkoba ini, polisi juga telah menangkap YH yang berperan sebagai pemasok narkoba ke Riza Cs. Dari hasil pengembangan YH, polisi juga turut meringkus dua bandar narkoba berinisial MS dan IA alias Bagol di dua lokasi berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover