Suara.com - Frontman band heavy metal Avenged Sevenfold, M. Shadows, buka-bukaan terkait kecintaannya pada band legendaris Slayer. Vokalis yang bernama asli Matthew Charles Sanders itu mengaku merupakan fan berat Slayer sejak kecil dan menyayangkan bubarnya band pionir thrash metal tersebut.
Seperti diketahui, Slayer pada awal tahun ini mengumumkan jika tur mereka yang selanjutnya bakal jadi tur farewell alias perpisahan sebelum mereka benar-benar bubar.
Rencananya tur ini akan dihelat di Amerika Utara pada Mei dan Juni 2018, dan akan didukung band-band top di genre metal, mulai dari Megadeth, Anthrax, Sepultura, Lamb of God, Testament, Behemoth, hingga Napalm Death.
Shadows sendiri mengaku pernah melakukan hal ekstrem nan konyol terkait kecintaannya pada Slayer, saat masih bersekolah dahulu.
“Saya memang penggemar berat Slayer sejak kecil. Saya tumbuh dewasa mendengarkan musik-musik mereka,” buka Shadows kepada Loudwire.
“Saya dulu bersekolah di sekolah Katolik dan saya bersekolah memakai t-shirt dengan gambar Slayer. Saya tidak peduli,” ungkap pria kelahiran California 36 tahun silam tersebut.
“Saya masih ingat t-shirt Slayer tersebut bergambar bom nuklir dan ada mayat memakai helm Nazi Jerman. Itu tak terlalu disukai di sekolah Katolik, namun memakai t-shirt mereka adalah kebanggaan buat saya,” celotehnya.
Shadows sendiri mengaku mengagumi Slayer karena pengaruh The Rev, mendiang drummer Avenged Sevenfold yang tutup usia pada 2009 lalu.
Baca Juga: Gitaris Slayer Pakai Kaus "Bunuh Kardashian"
“The Rev yang membuat saya menyukai mereka, lewat album-album macam Divine Intervention dan Reign in Blood, juga termasuk Seasons in the Abyss. Album-album itu adalah bagian dari masa kecil saya saat tumbuh dewasa,” tutur vokalis yang piawai memadukan scream, clean voice dan growl dengan teknik mumpuni tersebut.
“Mereka jelas punya impact besar di dunia metal. Saya pribadi juga penggemar berat drumming mereka, saya selalu kagum pada (mantan drummer Slayer) Dave Lombardo,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Anime Absen di Oscar 2026, Demon Slayer dan Chainsaw Man Gagal Masuk Nominasi
-
Oscar-nya Jepang, 5 Film Anime Ini Masuk Nominasi Japan Academy Film Prize
-
10 Film Terbaik Dunia 2025 versi Letterboxd dari Asia, Ada Sore: Istri dari Masa Depan
-
Demon Slayer Infinity Castle Akhiri Trilogi di 2029, Film Kedua Tayang 2027
-
10 Film Animasi Terbaik Sepanjang 2025 dengan Skor Tertinggi Versi Rotten Tomatoes
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ini Alasan Mengapa Drama Korea No Tail To Tell Menarik Ditonton
-
Deretan Film yang Tayang di Bioskop Februari 2026, Sajikan Horor Mencekam Hingga Drama Isu Sosial
-
Film Gundam Terbaru Gaet Lagu Legendaris Guns N Roses, 'Sweet Child O Mine'
-
Mirip Banget! Intip First Look Paul Mescal Cs di Film Biopik The Beatles
-
Dewi Gita Isi Soundtrack Film Lastri: Arwah Kembang Desa Lewat Lagu Jalir Janji
-
Onadio Leonardo Didiagnosis Sindrom Peter Pan, Mental Terjebak di Usia 20 Tahun
-
Iis Dahlia Geram Netizen Ikut Campur Masalah Denada: Orang Luar Jangan Sok Tahu!
-
Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram
-
Bongkar Bukti Penelantaran 24 Tahun, Tim Hukum Ressa Anak Denada: Akta Kelahiran Atas Nama Kakek
-
Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Untar, Ibunda Tuntut Keadilan Usai 2 Tahun Bungkam