Mau hijrah seperti teman-teman artis lainnya?
Sebenarnya kalau ada teman artis yang mau berdakwah lewat profesi bisa aja. Penyanyi lewat lagu, pelawak lewat lawaknya seperti Kiwil. Malah ada yang fokus kayak Haji Akrie ya. Tapi buat saya nggak mau fokus, Karena hijrah itu ngga berarti meninggalkan pekerjaan lamanya tapi sambil menjalankan profesi sebagai komedian yang ada di televisi bisa juga syiar.
Bisa juga off air ada kesempatan tampil berdakwah dengan kapasitas sebagai komedian atau penyanyi. Kalau ada yang manggil khusus di Maulid Nabi gitu saya ambil. Tapi saya nggak mau dipanggil ustaz atau mubaligh. Saya maunya dipangil mau balik aja, hehe. Saya tetap pelawak aja. Tapi perlahan menjadi pribadi yang baik aja. Khususnya dalam materi lawak yang disampaikan.
Ada perubahan positif selama ikut pengajian di Majelis Pengajian Pelawak?
Jadi istilahnya begini, ketemu sama kyai dan ustaz kan kayak katanya kalau dekat minyak wangi jadi wangi, dekat ustadz semoga kebawa kebaikannya, dapat pencerahan juga banyak. Dapat ilmu bisa kita bagikan sesuai kapasitas kita. Kita juga jadi bisa menyikapi hidup, ada job, nggak ada job, tetap senang bisa bersyukur.
Job makin banyak?
Ya justru sekarang yang banyak acara keagamaan kayak gini untuk off airnya. Sebelum pak ustaz sama kyai isi ceramah. Kita pembuka dan pengantarnya dulu, ngelawak sambil sampaikan satu ayat. Bukan cuma di Jakarta tapi malah di berbagai daerah sering kita tampil.
Berita Terkait
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI
-
Resbob Ditangkap Kasus Ujaran Kebencian, Ketua Viking Apresiasi Polda Jabar
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis