1. Siti Badriah
Pedangdut Siti Badriah rupanya punya cerita kelam tentang pelecehan seksual. Hal tak mengenakkan itu terjadi
saat Sibad-sapaab akrabnya-masih remaja dan sering manggung di acara pernikahan di kampung.
"Dulu waktu nyanyi panggung-an alami pelecehan. Pas lagi saweran kadang-kadang sawerannya dimasukkin ke
payudara. Terus ada yang pingin peluk-peluk, cium-cium," kata Siti Badriah kepada Suara.com baru-baru ini.
Si pelantun Lagi Syantik ini memang sudah terjun sebagai penyanyi sejak berusia dini. Dia ikut orangtuanya yang
sudah menggeluti dunia orkes dangdut lebih dulu.
Tapi saat pelecehan seksual itu terjadi, Sibad tak sedang bersama orangtuanya. Tak heran, ada penonton yang
nekat bertindak cabul.
"Itu kejadian sekali doang. Itu juga aku nyanyinya di panggung hajatan. Dan di situ nggak bareng grup orangtua
aku. Jadi nggak ada yang jagain," ujarnya mengenang.
Sibad masih ingat betul bagaimana dia bereaksi waktu itu. Rupanya Sibad nekat berteriak lewat mikrofon agar si
pelaku merasa malu.
"Aku bilang (di mikrofon), 'boleh nyawer, boleh joget, asal yang sopan.' Jadi malu deh dia," katanya.
Apa yang dialami Sibad waktu itu cukup membuatnya trauma. Bahkan, ketika namanya mulai melambung di
panggung musik dangdut nasional, Sibad sampai memakai jasa bodyguard agar kejadian serupa tak terulang.
Baca Juga: Ingin Menikah Sederhana, Caisar Cari Mas Kawin di Pasar Bogor
"Alhamdulillah kalau sekarang lebih ketat dijagainnya juga. Bukan sok-sokan di-bodyguard atau gimana.
Maksudnya sekarang lebih dijaga aja. Aku juga lebih hati-hati sekarang," ujarnya.
Selain bodyguard, Sibad juga mulai selektif memilih pakaian. Sebisa mungkin, dia menghindari busana yang
terbuka ketika manggung.
[Sumarni]
Halaman selanjutnya ada kisah Tata Janeeta yang sampai menampar pelaku pelecehan seksual...
2. Tata Janeeta
Sama seperti Siti Badriah, pelecehan seksual yang dialami penyanyi Tata Janeeta terjadi saat sedang menghibur
penonton. Kala itu, Tata masih merintis karier sebagai penyanyi kafe di Pekanbaru.
"Lagi nyanyi (di kafe) tiba-tiba ada (pengunjung kafe) yang naik dan towel bagian tertentu. Itu kan salah satu
pelecehan," kata Tata memulai cerita.
Pelecehan lainnya adalah dalam bentuk verbal. Biasanya, kata-kata senonoh terlontar dari pengunjung kafe yang
memberikan duit kepadanya di atas panggung.
"Tapi dia ngasih tips (duit) sambil berkata hal yang sangat kotor, tapi nggak bisa saya sebutkan seperti apa (kata-kata kotor itu)," ujar mantan personel Mahadewi ini.
Saking kesalnya, Tata pernah sampai turun dari atas panggung dan mengejar seorang pengunjung kafe yang
bertindak cabul. Waktu itu, Tata benar-benar naik pitam.
"Saya langsung turun dari panggung, saya kejar orangnya, saya gampar langsung. Terus pernah juga sekali saya
langsung naik kursi, saya pukul orangnya," ujarnya mengenang.
Saat sudah menjadi penyanyi profesional, Tata masih saja mengalami pelecehan seksual. Hanya saja, apa yang
dialami kali ini berbeda dari sebelum-sebelumnya.
Tata sering menerima kata-kata tak pantas lewat direct message (DM) akun Instagram-nya. "Di dunia maya
banyak yang psiko. Cuma saya nggak buka satu-satu, saya sudah tahu jadi saya biarkan dan langsung hapus.
Banyak yang bahasanya aneh-aneh dikirim ke saya," ujarnya.
Kendati begitu, Tata saat ini sudah bisa lebih sabar. Sehingga, dia belum berencana membawa kasus ini ke jalur
hukum.
"Trauma sih ada, kalau saya mau sih, saya bisa laporin. Cuma mungkin, saya tipikal orang yang marah saat itu
juga. Ada sebagian orang yang tipikalnya laporin, jadi yaudah deh jaga diri saja. Sambil elus dada dan istigfar,"
katanya.
[Wahyu Tri Laksono]
Pelecehan seksual yang dialami Kirana Larasati terjadi saat masih duduk di kelas 5 SD. Simak kisahnya di halaman berikut.
3. Kirana Larasari
Apa yang dialami Kirana Larasati tak kalah pahit. Bedanya, pelecehan seksual ini terjadi ketika Kirana masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
"Saat kejadian, saya masih 10 tahun," kata Kirana memulai cerita kepada Suara.com.
Meski peristiwa itu sudah lama terjadi, bintang film Turis Romantis ini masih bisa mengingat secara detail.
"Jadi payudara saya dipegang paksa oleh anak remaja SMA di jalanan. Setelah kejadian, saya cuma bisa gemetar, nangis, dan lari," ujarnya mengenang.
Sesampainya di rumah, Kirana tak tahu harus berbuat apa. Ingin menceritakan kejadian itu kepada orangtuanya, dia tak punya nyali.
"Pokoknya kejadian itu bikin saya trauma," katanya.
Kirana sadar, sikap diamnya saat itu adalah sebuah kesalahan. Harusnya, kejadian itu harus langsung diadukan kepada orang-orang terdekat sesegera mungkin.
Karena itu, sekarang menurut Kirana, sudah saatnya para korban pelecehan seksual bersuara. Sebab, jika hanya berdiam diri, para pelaku bakal kembali melakukan hal serupa.
"Kita-kita sih ogah dilecehin, sekecil apa pun, dalam bentuk apa pun. Kita-kita nggak mau diem aja. Saatnya bersuara," ucap Kirana.
[Ismail]
Tag
Berita Terkait
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Kronologi Santriwati Diduga Dicabuli Pimpinan Ponpes di Bogor
-
Diajak Belajar Kitab Kuning, Santriwati Diduga Jadi Korban Perbuatan Cabul
-
Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan