Suara.com - Aktris Nikita Mirzani memastikan telah menutup pintu damai untuk Sam Aliano. Dia mengaku tak akan mencabut dua laporannya terhadap Sam di Polda Metro Jaya.
"Kasusnya harus diperpanjang dan nggak ada pintu perdamaian lagi. Sudah close," kata Nikita Mirzani ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (24/8/2018).
Bukan tanpa alasan bintang Comic 8 ini ngotot membawa Sam ke pengadilan. Menurut dia, sejak laporan pertama, Sam tak pernah ada iktikad baik.
Bahkan, Sam membuat tuduhan baru, yakni soal uang perdamaian sebesar Rp 5 miliar.
"Nggak ada ngomong, nggak ada telepon, tiba-tiba ngomong fitnah orang. Segala bilang kalau mau damai saya minta dibayar Rp 5 miliar. Padahal nggak pernah ketemunya, kapan teleponnya coba," ujar Nikita.
"Jadi mending close perdamaian. Dan kita teruskan secara hukum, secara hukum ya," katanya lagi.
Nikita Mirzani pertama kali melaporkan Sam Aliano ke Polda Metro Jaya pada 9 Oktober 2017. Sam dianggap telah mencemarkan nama baik Nikita lewat media elektronik.
Nikita merasa dirugikan karena aduan Sam ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Dalam aduannya, Sam minta Nikita dicekal dari semua tayangan televisi karena dianggap telah menghina Panglima TNI waktu itu, Gatot Nurmantyo, lewat cuitan di Twitter.
Baca Juga: Heboh Raffi Ahmad Nyanyikan Lagu Akad untuk Ayu Ting Ting
Pada Kamis (24/8/2018) kemarin, Nikita kembali melaporkan Sam ke Polda Metro Jaya atas tuduhan fitnah. Laporan ini dibuat terkait ucapan Sam yang menyebut Nikita minta uang damai Rp 5 miliar.
Berita Terkait
-
Ketua MPR Sebut Rencana Presiden Prabowo Jadi Juru Damai AS-Iran Membanggakan
-
BEM se-DIY Gelar Aksi Damai di Malioboro, 400 Personel Polisi Siaga Humanis
-
Rekam Jejak Homi Heluka, Komandan KKB Yahukimo Terlibat 9 Aksi Keji Ditangkap Satgas Damai Cartenz
-
4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai
-
Kerugian Lebih Besar dari Kasus Nikita Mirzani, Kok Melani Mecimapro Bebas?
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Kabar Menyayat Hati, Masjid Al Aqsa Tak Gelar Salat Tarawih untuk Pertama Kali
-
Viral Harga Bensin di Iran Cuma Rp500 per Liter, Jadi yang Termurah di Dunia
-
2 Kapal Tanker Pertamina Terjebak Perang Iran vs AS - Israel, Stok BBM Nasional Cuma Aman 20 Hari?
-
Viral Warganet Temukan Rudal Sudah Siaga di Jawa Timur, Benarkah?
-
Dihujat Gara-Gara Berkeliaran Saat Terkena Campak, Ruce Nuenda Minta Maaf
-
Gempa M 4,3 Guncang Iran di Tengah Perang, Muncul Spekulasi Uji Coba Nuklir di Media Sosial
-
Berandai Anaknya Naksir Verrell Bramasta, Rindradana: Salah Didik Saya
-
Isu Jenderal Israel Ancam Indonesia Viral, Netizen +62 Ramai Beri Respons Kocak
-
Sempat Tertahan di Makkah Imbas Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Bagikan Kondisi Terkini
-
Niat Ambil Dua Labu Siam untuk Buka Puasa, Pria 56 Tahun di Cianjur Tewas Usai Dianiaya