Suara.com - Kakak Jessica Iskandar, Erick Iskandar akhirnya angkat bicara soal tudingan melakukan penipuan dan penggelapan uang produk kosmetik Lip Cream Matte 'Jedar' oleh Martin Pratiwi.
Menurutnya seluruh tuduhan tersebut tidaklah benar. Kerjasama bisnis itu sampai saat ini pun masih berjalan.
"Perjanjian (kerjasama) tersebut sampai saat ini masih berjalan, dan tidak pernah dinyatakan secara surat tanda berakhirnya kontrak oleh para pihak," ujar Erick Iskandar di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu (15/9/2018).
Perihal Martin Pratiwi menggugat uang Rp 464 juta, Erick Iskandar merasa hal itu tidak masuk akal. Pasalnya, hasil penjualan sampai Februari 2018 cuma menghasilkan laba kotor Rp 93.852.000.
Itu pun belum termasuk pemotongan biaya admin dan operasional lainnya. Bahkan, Jessica Iskandar sebagai brand ambassador produk belum menerima bayaran.
"Saya menduga bahwa ini bagian dari upaya pemerasan, MP tidak mau rugi dalam menjalankan bisnis. Ini hanya ingin meraih keuntungan dan tidak mau menghiraukan biaya-biaya yang sudah saya keluarkan. Hanya mementingkan keuntungan dan uang balik," sambung Erick Iskandar.
Ia juga menekankan tidak pernah menggelapkan uang tersebut. Bahkan seluruh hasil penjualan sejak November 2017 memang sengaja belum dibagi dua, mengingat Martin Pratiwi sulit dihubungi.
"Saya siap diaudit untuk masalah ini, karena semua laporan saya lengkap, uang penjualan dan barang ada. Tidak ada penipuan dan penggelapan. Lagian barang masih ada kok mintanya uang? Kenapa tidak minta barang? Ini artinya apa?" kata Erick Iskandar.
Baca Juga: Pacari Richard Kyle, Jessica Iskandar: Seperti di Negeri Dongeng
"Saya merasa dirugikan dengan pemberitaan ini, karena saya tidak pernah melakukan semua tuduhan saudari MP," imbuhnya lagi.
Seperti diketahui, Erick Iskandar dan Martin Pratiwi bekerjasama dalam bisnis Lip Cream Matte 'Jedar' dengan menunjuk Jessica Iskandar sebagai brand ambassador sejak November 2017.
Hingga kini, Martin Pratiwi merasa tidak pernah menerima keuntungan dari penjualan produk tersebut. Ia pun meminta pengembalian modal dan laba dengan total Rp 464 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi