Suara.com - Artis Kirana Larasati sudah siap dengan berbagai hujatan karena memilih mengikuti politik praktis. Bahkan artis ibu satu anak itu, siap bersaing menjadi caleg di Wilayah Cimahi, Bandung, Jawa Barat.
Saat ini, bintang film Slank Nggak Ada Matinya itu sudah beberapa kali ikut di acara partai yang mengusungnya. Aktivitas padatnya pun seakan menjadi-jadi. Bahkan, waktu tidurnya semakin terbatas.
Walau sibuk menjadi politisi, kodratnya sebagai seorang ibu masih terus dilaksanakan dengan baik. Bahkan, tugasnya mengantar anak ke sekolah masih dilakukan setiap hari.
Berikut wawancara Suara.com dengan Kirana Karasati beberapa waktu yang lalu saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Sibuk sama dunia politik, bagaimana dengan dunia keartisan kamu?
Membatasi. Tapi kemarin ada tawaran syuting film. Di saat kampanye, alhamdulillah masih ada (tawaran), tapi berhubungan sama kampanye juga.
Bagaimana kamu mengurus anak di saat kamu sibuk?
Tetap urus anak. Anak saya sekolah Senin, Selasa, dan Rabu, sisanya saya kampanye.
Artinya bakal sering meninggalkan anak?
Berusaha seminimal mungkin untuk ditinggalkan. Jadi pagi saya antar sekolah, nanti dijemput sama neneknya. Saya ngurusin acara-acara atau meeting-meeting, nanti malam ketemu lagi. Sebisa mungkin saya pulang cepat.
Ajak anak di saat kamu kampanye?
Kalau masalah ke dapil karena keluarga anak saya juga ada di Bandung, jadi sebenarnya bukan hal yang sulit membagi waktu. Jadi sekolah Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis. Jumat, Sabtu, Minggu kalau saya di dapil di Bandung anak saya ikut. Jadi bisa tinggal di rumah neneknya, atau sama saya juga.
Sebenarnya kamu lebih suka jadi artis apa politisi?
Ternyata lebih senang di artis. Jadi kalau tadi melihat saya datang ke kantor ini agak lesu, karena sebenarnya ngantuk. Ternyata politik ini sungguh lelah, tidurnya lebih malam.
Baca Juga: Kirana Larasati Batal Jadi Janda, Jika...
Tapi kamu tetap mau lanjut, meskipun jam tidur kamu semakin berkurang?
Lanjut dong. Masa belum juga mulai sudah mundur aja, itu namanya kalah sebelum bertarung.
Bagaimana dengan komentar warganet yang bersifat negatif, karena kamu tak punya pengalaman dari politik?
Biarinlah netizen. Biar jadi netizen nggak usah ke politik. Kalau kita meneliti, yang jadi politisi nggak semua sekolah politik. Skill senior kita ini kan bisa bagus karena dari pengalaman. Kalau kita nggak pernah memulai, gimana kita mau jadi sesuatu yang baik. Tahan-tahan lah gimana alam ini menyeleksinya.
Persaingan kamu dengan artis lain?
Kalau jadi persaingan memang, itu persaingan elektoral cuma itu akan jadi seleksi alam.
Apa kamu punya cara atau startegi untuk menang jadi wakil rakyat?
Ada beberapa faktor yang bisa membuat menang, seperti terjun ke dapil, strategi. Kemenangan, program yang dibuat mungkin kalau sering di tv, bisa jadi menang. Itu beberapa faktor kemenangan. Makin dikenal. makin disukai. Menurut saya, persaingan ini bukan hal yang menakutkan. Tidak ada pengorbanan yang terbuang sia-sia. Pengorbannya seperti apa, ya kita harus terjun ke dapil, kita kenal konsekuensinya. Nah, kalau itu sudah dijalankan, otomatis bisalah memenangkan persaingan ini.
Berita Terkait
-
Gara-Gara Jokowi, Kirana Larasati Yakin Ingin Jadi Wakil Rakyat
-
Ingin Membantu Banyak Orang, Tina Toon Mantap Jadi Caleg
-
Menpora Minta Anak Pramuka Tak Dijadikan Kepentingan Politik
-
Jadi Caleg, Krisdayanti sampai Kirana Larasati Belajar ke Museum
-
Kepergok Pesta di Klub Malam, Atta Halilintar Diminta Klarifikasi
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV