Suara.com - Musisi Oppie Andaresta kembali menyajikan karya seni yang menarik. Oppie Andareta menggubah puisi-puisi karya penyair Joko Pinurbo menjadi lagu untuk album terbarunya.
Dalam pementasan Nyanyian Puisi Joko Pinurbo (Tribute to Joko Pinurbo) yang berdurasi selama 60 menit, Oppie Andaresta juga berkolaborasi aktris teater, Sha Ine Febrianty dan pengamat seni, Indah Ariani.
"Menyanyikan dan mengaransemen karya puisi menjadi sebuah lagu dan kemudian mengemasnya ke dalam album merupakan sebuah hal yang sangat menyenangkan. Saya merasakan dan menemukan makna-makna mendalam dari puisi-puisi yang diciptakan Mas Jokpin (panggilan akrab dari Joko Pinirbo)," ujar Oppie Andaresta saat ditemui dalam pementasannya di Jakarta, baru-baru ini.
Dalam pementasannya, Oppie menanyikan beberapa lagu terbarunya yang berasal dari puisi karya Joko Pinurbo. Musiknya sendiri dikemas syahdu oleh musisi Windy Setiadi. Puisi yang ia nyanyikan di antaranya berjudul, Kepada Uang, Pacar Kecilku, Sungai, Bulu Matamu Padang Ilalang, Aku Akan Tidur Dimatamu, Hati Jogja dan Baju Bulan.
"Persembahan ini juga saya kolaborasikan bersama Ine Febriyanti dan Indah Ariani sebagai wujud kekaguman kita terhadap karya-karya puisi Mas Jokpin (Joko Pinurbo) yang begitu menginspirasi. Bisa menampilkan dan menyanyikan karya beliau dihadapannya langsung buat saya adalah pengalaman yang penting dan menyenangkan," kata Oppie Andaresta lagi.
Setelah itu, Ine Febriyanti naik ke atas panggung untuk membacakan puisi yang berjudul Anak Seorang Perempuan dan Baju Bulan. Kemahiran Ine dalam mebaca puisi membuat penonton tak bergeming menyaksikannya.
"Biasanya kalau saya mau baca puisi tuh saya sudah menggulung perasaan saya. Biasanya banyak orang sebelum membaca puisi selalu menyapa penontonnya, selamat malam atau ngobrol. Itu tidak pernah, biasanya saya tidak melakukan itu. Karena saya sudah mengerahkan batin saya kepada puisi itu," ujar Ine.
Rupanya selain mendalami dunia film dan teater, Ine mengaku sering membaca puisi dalam berbagai acara. Tak main-main, puisi yang ia bawakan seringkali tentang sosok perempuan seperti puisi seorang ibu dan pahlawan perjuangan Cut Nyak Dien.
Ine mengatakan bahwa membaca puisi meiliki teknik khusus yang tidak bisa diajarkan secara teori. Pendekatan dalam membaca puisi, baginya memiliki keistimewaan tersendiri, bagaimana seorang pembaca puisi harus menghidupkan kata-kata sehingga pesannya tersampaikan kepada penonton.
Baca Juga: Guns N Roses Sedang Menggarap Album Baru?
"Puisi tentang ibu itu sudah berkali-kali, sering aku membawakan tokoh-tokoh perempuan. Mereka tuh adalah para ibu, seperti Cut Nya Dien. Gak tau kenapa selalu membacakan puisi tentang ibu," kata Ine. [Nadila Nurwijayantri]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Virgoun di Big Bang Festival: Cerita Last Child Nyaris Bubar, Siap Sambut 2 Dekade
-
5 Fakta Menarik Stranger Things: Tales from '85, Spin-off Versi Animasi di Netflix
-
Sinopsis Drakor Honour, Ajang Comeback Lee Na Young yang Angkat Kisah 3 Pengacara Perempuan Tangguh
-
Galang Dana buat Bencana Sumatra, Big Bang Festival Kumpulkan Rp22 Juta
-
Fairuz A Rafiq Geram Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Inara Rusli dan Mawa
-
Stranger Things Finale: Siapa Saja Korban Tewas dan Apa yang Terjadi dengan Eleven?
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
-
Devano Danendra Resmi Buang Nama Belakang, Ini Alasan di Balik Keputusannya
-
Viral Bareng Sal Priadi, Kasus Sitok Srengenge Ternyata Mangkrak
-
Penjelasan Ending Stranger Things 5 Finale, Jawab Misteri Paling Besar