Suara.com - Meski ditinggalkan Mohammad Istiqamah Djamad alias Is, bukan berarti kreativias Payung Teduh terpasung. Justru, pencetak hits "Akad" ini semakin terpacu untuk menunjukkan karya.
Hebatnya, Payung Teduh yang kini beranggotakan Ivan Pnwyn, Alejandro Saksakame, dan Aziz Kariko alias Comi membuat gebrakan yang patut diapresiasi. Payung Teduh didaulat mengisi lagu untuk soundtrack untuk film produksi Disney berjudul Ralph Breaks The Internet: Wreck-It-Ralph 2.
Harry Salim selaku perwakilan dari Disney Indonsia mengaku punya alasan tersendiri memilih Payung Teduh. Menurut Harry, musik Payung Teduh jadi salah satu yang terbaik.
"Prominance kualitasnya nggak diragukan dan musiknya nggak ngasal, lebih ke arah emosional. Wrack-It-Ralph ada persahabatan yang sangat hangat. Itu merupakan kesempatan yang unik kalau diterjemahkan sama Payung Teduh," ujar Harry Salim, dalam konfrensi pers di kawasan Thamrin, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).
Dengan ini, menurut Harry, Payung Teduh menjadi pemusik pertama yang mengisi lagu untuk soundtrack film Disney. Nantinya, lagu berjudul "Sebuah Lagu" akan muncul di akhir film.
"Payung Teduh adalah talenta lokal pertama Indonesia yang meng-create original Disney song. di Indonesia juga banyak song talent bagus. Kita juga mau disejajarkan dengan Hollywod. Kita mendekatkan sama fans kita di Indonesia dan Malaysia," ujar Harry Salim.
Sementara bagi Payung Teduh sendiri, hal ini menjadi sebuah pengalaman berharga dan membanggakan.
"Ini waktu yang sempurna. Jadi band yang pertama kali membuat original song buat Disney akhirnya tertulis di sejarah," ujar Aziz Kariko alias Comi.
"Sebuah Lagu" diciptakan drummer Payung Teduh, Alejandro Saksame alias Ale. Menurut Ale, lagu ini diciptakan cukup singkat, tiga hari.
Baca Juga: Ternyata, Begini Hubungan Sebenarnya Ivan Gunawan - Faye Malisorn
"Sejak dikabarin, jarak waktunya sebulan. Tapi secara teknis tiga hari," kata Ale.
Berita Terkait
-
Hyun Bin Kembali ke Layar Kaca, Drama Made in Korea Sajikan Cerita Politik
-
1,9 Juta Penonton dalam Seminggu: Avatar: Fire and Ash Masih Punya Taring di Bioskop Indonesia
-
Zootopia 2 Raup US$1 Miliar sejak 18 Hari Tayang di Seluruh Dunia
-
Sinopsis Percy Jackson and the Olympians 2, Upaya Seru Mencari Golden Feece
-
Review Film Zootopia 2: Petualangan yang Lebih Dewasa dan Emosional
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
4 Fakta BTS Comeback Maret 2026, Konsep Album Baru dan Sinyal Tur Dunia
-
Wardatina Mawa Koar-Koar Soal Zina, Pihak Inara Rusli Kasih Peringatan
-
Ungkap Sulitnya Jadi Janda, Aura Kasih Mau Cari Suami yang Pandai Mengaji
-
Hyun Bin Ungkap Kisah di Balik Karakter Baek Ki Tae di Drakor Made in Korea
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Perfect Crown, Drakor Baru IU dan Byeon Woo Seok di Disney+
-
Sal Priadi Tuai Amarah Publik Usai Foto Bareng Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
-
Gara-Gara Ini, Jung Woo Sung Sempat Ragu Ambil Peran di Drakor Made in Korea
-
Raih 10 Juta Penonton, Skenario Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Ditulis Hanya dalam Waktu 3 Hari?
-
6 Plot Hole di Drama Cashero Bikin Penonton Garuk Kepala, Logis Gak Sih?
-
Sinopsis Scream 7: Teror Ghostface Kembali, Putri Sidney Jadi Target Utama