Suara.com - Erwin Arnada sepertinya sangat menyukai tantangan menjadi sutradara atau produser film horor. Setelah sukses dengan film Tusuk Jelangkung di Lubang Buaya, lelaki 55 tahun itu kini bersiap menyutradarai film horor terbaru.
Film tersebut rencananya berjudul Suara Tak Bertuan. Meski baru tahap pra produksi, Erwin Arnada mengaku tak sabar menanti proyek terbarunya ini.
"Selama ini kan kalau film horor biasanya cerita mistis legend, kali ini beda. Film mengangkat tema tentang schizophrenia. Ini bukan film horor yang umum, ini bersentuhan dengan dunia medis, dan saya sedikit belajar tentang itu. Jadi asyik aja," ujar Erwin Arnada, saat ditemui di Jakarta, Sabtu (22/12/2018).
Untuk mengetahui lebih jauh tentang schizophrenia, Erwin Arnada banya belajar dari dr Juliana. Dr Juliana adalah dokter yang sering bersentuhan langsung dengan penderita schizophrenia.
"Schizophrenia itu penyakit rumit. Schizophrenia itu sebenarnya gabungan dari orang-orang yang lebih kedalaman depresei dan kemampuan melihat makhluk-makhluk halus. Jadi dari situ ada sesuatu yang perlu dikomunikasikan. Bahwa schizophrenia itu sebenarnya banyak pengidapnya di antara kita. Karena dari 100 orang, ada satu atau dua pengidap itu," sambung Erwin Arnada, yang juga sutradara film Guru Ngaji.
Rencananya, syuting film Suara Tak Bertuan sendiri baru akan berjalan pada Maret 2019. Dan untuk saat ini, Erwin Arnada dan produser tengah mencari tiga bintang untuk pemeran utama.
"Ada dua perempua dan satu laki-laki untuk pemeran utama. Ada beberapa nama sudah kami kantongi, tapi belum bisa dibocorkan, karena belum ada kontrak," jelas Erwin.
Erwin Arnada pun berharap, film yang juga menjadi produksi perdana rumah produksi Kencana Pictures ini bisa berjalan suskes.
"Film ini menyajikan sesuatu yang berbeda. Kita berharap film ini semoga bisa dinikmati," harap Erwin Arnada.
Baca Juga: Aura Kasih dan Eryck Amaral Bulan Madu ke Filipina?
Berita Terkait
-
Iblis Dalam Kandungan 2 Malam Ini: Sajikan Horor Psikologis yang Lebih Kelam dan Penuh Tipu Daya
-
Toy Story 5: Saat Woody dan Buzz Lightyear Harus 'Melawan' Ancaman Gadget di Tangan Anak Modern
-
Masyarakat Sipil Nobar Film Pesta Babi: Negara Distributor Keadilan, Bukan Mesin Elektoral
-
The Punisher: One Last Kill, Brutal Sepanjang 48 Menit Itu Nggak Cukup!
-
Ulasan Together: Film Horor yang Berani Menantang Batas Keintiman Manusia!
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Gideon Tengker Mengaku Diblokir Nagita Slavina dan Caca Tengker, Memohon: Tolong Telepon Bapakmu
-
Baru Sebulan Balikan, Angel Karamoy Langsung Dihadiahi Rumah Mewah oleh Gusti Ega
-
DMS Spesial Semarang Ungkap Sosok Nyonya, Perempuan Kaya Raya Penuh Dendam di Villa Singotoro
-
Laris Manis, 84 Tas Mewah dan Puluhan Perhiasan Sandra Dewi Laku Dilelang Kejaksaan
-
Iblis Dalam Kandungan 2 Malam Ini: Sajikan Horor Psikologis yang Lebih Kelam dan Penuh Tipu Daya
-
Ahmad Dhani Ngaku Buaya Darat, Ingat Lagi Ucapan Mulan Jameela Pernah Puluhan Kali Diselingkuhi
-
Prosesi Pemakaman Viral, Pelayat Disuguhkan Aksi Penari Berpakaian Minim
-
Aksi Heroik Zaskia Adya Mecca: Selamatkan Gadis Misterius yang Menangis di Pinggir Tol
-
Ahmad Dhani Batal Ceraikan Mulan Jameela
-
Koleksi Perhiasan Sandra Dewi Siap Dilelang Kejaksaan, Mobil Harvey Moeis Masih Tahap Penilaian