Suara.com - Manajer Ustadz Maulana, Abimanyu, menyebut istri Ustadz Maulana, Nuraliyah Ibnu Hajar, sempat masuk ke rumah sakit beberapa kali sebelum meninggal dunia, Minggu (20/1/2019) sore tadi.
Perawatan intensif dibutuhkan setelah Nuraliyah Ibnu Hajar menderita sakit, delapan bulan yang lalu. Rencananya, ia akan dibawa ke Penang, Malaysia untuk melanjutkan pengobatan.
"Sempat dirawat beberapa kali dan membaik, kemudian rencananya kita Senin mau ke Penang. Tiket dan rumah sakit sudah siap semua," kata Abimanyu saat dihubungi Suara.com, Minggu (20/1/2019).
Sayang, rencana tersebut tidak berlanjut karena Nuraliyah Ibnu Hajar sudah berpulang ke Rahmatullah.
"Cuma ternyata kita semua bisa berencana, yang bekehendak Yang Maha Kuasa. Apa yang terjadi itu mungkin yang terbaik," sambung Abimanyu.
Abimanyu menambahkan selain pengobatan dari rumah sakit, almarhum Nuraliyah juga sempat menjalani pengobatan alternatif.
"Masuk rumah sakitnya beberapa kali. Karena selain menjalani pengobatan sesuai dengan prosedur, beliau juga menjalani berapa kali ikut alternatif, seperti pengobatan herbal," jelasnya.
Sayang, Abimanyu tidak mengetahui persis penyakit apa yang diidap Nuraliyah Ibnu Hajar tersebut.
"Saya tidak tahu. Saya khawatir saya salah. Cuma ada hasil terakhir yang saya tahu ada benjolan di ususnya," jelasnya.
Baca Juga: Ustadz Maulana Sempat Dampingi Istri saat Sakaratul Maut
Rencananya, almarhum Nuraliyah akan dimakamkan besok setelah solat zuhur Waktu Indonesia Tengah (WITA). Namun, belum diketahui di mana lokasi pemakaman akan dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Selain Josepha, Guru Pendamping Juga Dibungkam Juri Indri Wahyuni di Lomba Cerdas Cermat
-
Dipaksa Imam Darto, Ardhito Pramono Rela Tampil Culun Demi Film Gudang Merica
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar
-
Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Diduga Diintimidasi Usai Protes Penilaian Juri