Suara.com - Duo grup musik 2D yang berisikan Deddy Dhukun dan almarhum Dian Pramana Poetra kembali menyajikan album anyar. Dengan tajuk Satu Cinta Abadi, album ini rupanya sempat molor dari jadwal perilisan.
Hingga pada akhirnya, Deddy Dhukum tanpa didampingi oleh rekan duetnya, Dian Pramana Poetra yang meninggal pada 27 Desember 2018 lalu, merilis album tersebut sejak April 2019 kemarin.
Deddy Dhukun menjelaskan apabila lagu-lagu dalam album ini telah rampung sebelum meninggalnya Dian Pramana Poetra.
"Sebenarnya album (Satu Cinta Abadi) ini dibuat pada saat Om Dian masih hidup. Kami sama-sama rencana mengeluarkan album ini di bulan Juni atau November, tapi di Desember Om Dian meninggal. Jadi wallahualam karena rahasia Tuhan," tutur Deddy Dhukun, saat dijumpai di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).
Sebagaimana diketahui, album Satu Cinta Abadi merupakan kesimpulan dan rangkuman dari perjalanan panjang 2D selama berkarya di dunia musik Indonesia. Dan menjadi penanda 2D telah berkarier dalam musik Indonesia selama 35 Tahun.
Soal musik yang diusung Deddy Dhukun dalam album anyar ini, masih akan memperdengarkan ciri khas musik ala 2D. Hal itu kembali diutarakan oleh musisi 60 tahun tersebut.
"Kami tetap menggunakan tema komunikatif, karena ingin berkomunikasi dengan masyarakat lewat musik, lagu dan lirik yang mudah tapi tidak punya kesan murah. Mudah-mudahan tema ini bisa diterima oleh masyarakat," sambungnya.
Untuk proses rekaman dari lagu-lagu yang ada dalam album ini terjadi selama dua tahun. Praktis untuk album keempat ini dibuat oleh Deddy Dhukun secara teliti.
Baca Juga: Deddy Dhukun Ungkap Kenangan Tak Terlupakan dengan Dian Pramana Poetra
"Rekamannya itu hampir dua tahun baru selesai, karena album ini dibuat secara teliti. Mudah-mudahan dengan kerja yang seperti ini adalah kerja maksimalnya Om Dian dalam membuat musik," tutur Deddy Dhukun.
Album Satu Cinta Abadi berisi 10 lagu baru yang diciptakan 2D. Ditambah dengan bonus track sebanyak empat lagu lama. Dan kali ini, 2D didukung oleh Toko #Musik Bagus sebagai penyalur dari album tersebut.
Berita Terkait
-
Kembali ke Dangdut, Ovi Eks Duo Serigala Gandeng Rekan Duo Baru
-
Ekey Populerkan Kembali Karya Deddy Dhukun dan Dian Pramana Poetra, Bohong
-
7 Artis Rasakan Mati Suri, Reza Arap Terbangun di Kamar Mayat
-
Nostalgia Bareng Vina Panduwinata hingga Mus Mujiono di Java Jazz Festival 2023
-
Fariz RM, Deddy Dhukun dan Mus Mujiono Sukses Gelar Konser! Ada Bocoran Makna Lagu Sakura
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover