- Film aksi Taken yang dibintangi Liam Neeson akan tayang di Trans TV pada Senin, 22 Juni 2026 malam.
- Seorang pensiunan agen CIA berusaha menyelamatkan putrinya yang diculik sindikat perdagangan manusia di kota Paris, Prancis.
- Kesuksesan film ini melahirkan dua sekuel, serial televisi, dan memicu tren baru bagi aktor senior dalam film aksi.
Suara.com - Film Taken yang dirilis pada 2008 tetap menjadi salah satu film aksi paling ikonik dalam sejarah sinema modern.
Dibintangi oleh aktor kawakan Liam Neeson, film ini tidak hanya melambungkan namanya sebagai bintang laga di usia senja, tetapi juga menetapkan standar baru bagi genre thriller penculikan.
Film Taken kembali bisa dinikmati pada Senin (22/6/2026) malam ini pukul 22.00 WIB di Trans TV. Berikut kami sajikan sinopsisnya.
Taken mengisahkan tentang Bryan Mills (Liam Neeson), seorang mantan agen CIA yang telah pensiun dan mencoba memperbaiki hubungannya dengan putrinya yang remaja, Kim (Maggie Grace).
Bryan yang sangat protektif awalnya enggan mengizinkan Kim pergi berlibur ke Paris bersama temannya, Amanda.
Kekhawatiran Bryan menjadi kenyataan. Tak lama setelah mendarat di Paris, Kim dan Amanda diculik oleh sindikat perdagangan manusia asal Albania.
Saat penculikan terjadi, Kim sempat menghubungi ayahnya melalui telepon, memberikan Bryan informasi krusial tentang para pelaku.
Dalam salah satu adegan paling legendaris di dunia film, Bryan memberikan peringatan keras kepada para penculik melalui telepon: "I don't know who you are... but what I do have are a very particular set of skills. Skills that make me a nightmare for people like you."
Dengan waktu yang sangat terbatas, hanya 96 jam sebelum Kim menghilang selamanya ke dalam jaringan prostitusi internasional, Bryan terbang ke Paris.
Baca Juga: Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
Ia menggunakan segala kemampuan intelijen, bela diri, dan taktik interogasinya yang brutal untuk melacak keberadaan putrinya dan menghancurkan siapa pun yang menghalangi jalannya.
Disutradarai oleh Pierre Morel dan ditulis oleh Luc Besson, Taken adalah film yang bergerak dengan tempo sangat cepat.
Film ini tidak membuang waktu dengan eksposisi yang bertele-tele. Begitu konflik dimulai, penonton disuguhkan rangkaian aksi yang intens, mentah, dan memuaskan.
Liam Neeson memberikan performa yang luar biasa sebagai Bryan Mills. Ia berhasil menampilkan sosok ayah yang rapuh secara emosional namun berubah menjadi mesin pembunuh yang dingin dan efisien demi keluarga.
Karakter Bryan Mills bukan pahlawan super yang tak terkalahkan secara fisik, melainkan seorang profesional yang bekerja dengan logika dan presisi.
Secara visual, film ini menangkap sisi gelap kota Paris yang jauh dari kesan romantis, menambah atmosfer mencekam dalam perburuan Bryan.
Meskipun premisnya tergolong sederhana, eksekusi yang rapi dan dialog yang tajam membuat Taken menjadi film yang sangat berkesan.
Kesuksesan Taken pada tahun 2008 memicu lahirnya dua sekuel (Taken 2 dan Taken 3) serta sebuah serial televisi.
Film ini juga menciptakan tren baru di Hollywood yang dikenal sebagai "Neeson-sploitation", di mana aktor-aktor senior mulai banyak berperan dalam film aksi bertema balas dendam.
Berita Terkait
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kal Ho Naa Ho: Pengorbanan Cinta Shah Rukh Khan yang Bikin Haru, Besok Pagi di ANTV
-
John Wich: Chapter 4, Misi Keanu Reeves Hancurkan The High Table, Malam Ini di Trans TV
-
Steven Spielberg Kembali dengan 'Disclosure Day': Misteri Alien yang Lebih dari Sekadar Fiksi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia