Suara.com - Bibi Hilda Vitria, Rahmi Safira dan teman Hilda, Aida menjadi saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk kasus dugaan pemalsuan dokumen pernikahan yang menyeret nama Kriss Hatta. Namun Kriss Hatta yang menjadi terdakwa melihat sebuah kejanggalan dalm kasusnya.
Terlebih, Kriss Hatta menilai kesaksian dua saksi tersebut berbeda dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Sehingga ia menuding apabila dua saksi tersebut seolah hanya menghafal dan membaca BAP.
"Iya keliatan di-setting, karena BAP di kepolisian berbeda dengan apa yang dia nyatakan di persidangan itu. Seolah-olah itu mereka cuma disuruh baca dan dihapalin aja. Ini menurut asumsi aku ya, ditanya sana, tanya sini mereka tidak bisa membuktikan kebenarannya," kata Kriss Hatta usai sidang di Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/5/2019).
Lebih lanjut dengan adanya hal tersebut, Kriss Hatta mengatakan apabila ada penyidik yang mesti diperiksa. Dan ia berharap agar penyidik abisa berlaku dengan adil atas kasus yang menjeratnya.
"Dan kabar gembiranya Sutikno (penyidik dari kepolisian) dan jajarannya nih itu akan diperiksa nanti sama PN Bekasi ya. Jadi mohon maaf sekali kalau terlibat, beliau ini kan seorang penyidik harusnya bersikap adil lah," sambung Kriss Hatta.
Selebihnya, bila Kriss Hatta mendengar kesaksian itu semua, dua saksi yang dihadirkan oleh JPU yakni Aida dan Rahmi Safira memberikan keterangan bohong. Sehingga Kriss Hatta mengingatkan bahwa ada sanksi tegas atas pernyataan itu.
"Jadi kesimpulan ibunya pelapor dan adik dari orangtua Hilda Vitria itu semuanya tukang bohong semuanya lah dan itu siap-siap loh ada sangsinya nanti," kata Kriss Hatta.
Baca Juga: Bibi Hilda Vitria Jadi Saksi, Kriss Hatta Geleng-geleng Kepala
Berita Terkait
-
Kim Soo Hyun Versi Lokal, 4 Aktor Indonesia Ini Pernah Pacari Anak di Bawah Umur
-
Blak-blakan! Kriss Hatta Bongkar Gimik Pacaran Settingan dengan Anak di Bawah Umur
-
5 Artis yang Jalani Transplantasi Rambut, Terbaru Kriss Hatta
-
Pendidikan dan Agama Kriss Hatta: Cerita Pacari Anak di Bawah Umur, Kini Putus Karena Beda Agama
-
Nasib Kisah Asmara Kriss Hatta dan Bocah 14 Tahun Usai Ditegur KPAI
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM