Suara.com - Di bawah langit biru, Maia Estianty berdiri di salah satu anak tangga jet pribadi. Maia siap meninggalkan Venice untuk menuju Paris.
Ada juga foto Maia dan suaminya, Irwan Mussry, sudah berada di dalam kabin. Kompak mengenakan kaos putih, keduanya duduk di kursi berbalut kulit warna krem.
Maia Estianty merupakan satu dari sejumlah artis yang kerap terbang dengan jet pribadi ke tempat tujuan. Urusannya macam-macam: bisnis, mudik atau sekadar liburan.
Selain Maia Estianty, artis yang juga sering menggunakan jet pribadi adalah penyanyi Syahrini dan pelawak Doyok. Paling tidak, publik juga tahu hal itu dari unggahan mereka di Instagram.
Bagi Maia, wara-wiri dengan burung besi adalah mimpi yang jadi kenyataan. Sejak kecil, dia rupanya sudah 'dicekoki' dengan pesawat.
Ibunda Al, El, dan Dul itu kerap dapat kado berupa minatur pesawat. Oleh almarhum kakeknya, Maia kecil juga sering diajak nongkrong di pinggir bandara Maospati di Madiun.
"Sekarang udah gede, dikasih kesempatan sama Allah buat bisa nikmatin pesawat satu ke pesawat yang lain," ungkap Maia menandai fotonya saat berpose di tangga pesawat dan kabin bersama sang suami.
Terbang dengan jet pribadi tentu saja berbeda dengan pesawat komersial biasa. Katanya, penumpang merasa lebih aman dan nyaman.
"Pesawat biasa jelas kalah. Fasilitasnya juga oke," kata Doyok kepada SUARA.com.
Doyok mulai bepergian dengan jet pribadi sejak 2015. Beruntungnya, dia tak pernah merogoh kocek sedikitpun lantaran selalu diajak oleh teman yang merupakan seorang konglomerat.
Baca Juga: Liputan Khusus Artis: Berlebaran Tapi Beda Agama
"Kadang-kadang saya bilang ke temen saya itu, 'Bos, sampeyan nggak hebat, yang hebat saya,' 'Kok begitu?' 'ya saya nggak punya apa-apa tapi bisa naik pesawat ini' gitu," ujar Doyok.
Bukan cuma penerbangan domestik, jet pribadi juga melayani bepergian ke luar negeri. Doyok pun masih ingat betul penerbangan paling lama yang pernah dialami.
"Terbang ke Amerika, Los Angeles. Itu dari Jakarta ke Tokyo itu 7 jam terus Tokyo ke Los Angeles itu 12 jam," ujar Doyok.
Sebagai Bentuk Eksistensi
Potret kemewahan artis dengan jet pribadi terpampang nyata di media sosial masing-masing. Seakan menjadi kewajiban, mereka tak akan lupa mengunggah pose di tangga pesawat, kabin, hingga kursi dengan meja penuh makanan mewah.
Berbagi kebahagiaan selalu menjadi alasan Maia Estianty ketika menunjukkan kemewahaannya di depan para pengikut di Instagram. Lain lagi dengan Syahrini yang memang blak-blakan membiasakan penggemar melihat kehidupannya yang super glamor.
Memang, media sosial punya peran yang sangat besar di kehidupan sosial zaman modern seperti sekarang ini. Kata psikolog Intan Erlita, sikap yang ditunjukkan para artis tersebut kemungkinan bertujuan untuk mendapat pengakuan.
"Untuk beberapa orang ya buat eksistensi. Kemudian buat apa tujuannya, pengakuan di ranah sosial, lingkungan sosialnya," kata Intan Erlita kepada SUARA.com.
Pengakuan di lingkungan sosial itu lah yang membuat para artis merasa punya derajat yang tinggi. Tak selalu pamer, tujuan selebritis Tanah Air menunjukkan pose bersama jet pribadi juga bisa dibagi menjadi beberapa bagian.
Menurut Intan Erlita, tak sulit mengidentifikasi alasan artis mengunggah potret kehidupan mewah mereka. Cukup dengan melihat komposisi gambar atau video, hingga keterangan yang mereka bubuhkan di bawah konten tersebut.
"Jadi kita bisa melihat dari angle gambar yang dia ambil, captionnya kita tahu, dari pose kita tahu, kelihatan kok orang memang antara share kebahagiaan atau kehidupan orang itu jelas kelihatan," ujarnya.
Kebiasaan tersebut tak akan berbahaya bagi diri si artis dan lingkungan sekitar, menurut psikolog Liza M.Japri. Asalkan, konten kemewahan, dalam hal ini jet pribadi, bukan hidangan pokok di media sosial mereka. Dan, satu lagi, tak ada pihak yang terganggu hingga dirugikan.
"Kalau medsosnya sudah seribu postingan, isinya jet semua itu menjadi tidak wajar karena berlebihan, itu pertama. Yang kedua dikatakan normal atau tidak normal ketika sudah mengganggu orang lain atau tidak," kata Liza M. Japri.
Terlepas dari hal itu, media sosial memang wadah bagi pengguna untuk mengekspresikan diri mereka masing-masing. Liza M. Japri pun menyebut setiap pengguna punya hak untuk menghiasi madia sosial mereka dengan apapun yang diinginkan.
Hal yang kerap kali menimbulkan masalah adalah persepsi dari para penonton atau pembacanya. Pengguna media sosial yang begitu beragam tentu punya kesan masing-masing dalam menanggapi setiap konten yang muncul di linimasa mereka.
Satu hal yang perlu diingat, merujuk pada perkataan Intan Erlita, media sosial tak akan sama persis dengan kehidupan nyata. Apa yang terlihat di sana mungkin saja hanya secuil dari kehidupan asli mereka, atau mungkin juga sebaliknya.
Media sosial menjadi berbahaya ketika seseorang berpura-pura menjadi orang lain. Dalam kasus artis menumpang jet pribadi, akan berakibat buruk ketika hal itu cuma ilusi demi mendapat eksistensi.
Bukan tanpa alasan, kata Intan Erlita, seseorang akan terus berusaha menjadi orang lain hingga bisa saja tak sadar melakukan hal-hal di luar batas. Ya, seperti menghalalkan segala cara.
"Tapi lebih bahaya lagi ketika seseorang di social media itu, terlihat seperti kaya, tapi dalam kehidupan nyatanya dia nggak sekaya itu. Nah ini yang bahaya, karena dia kaya hidup dalam mimpi," ungkap Intan Erlita.
"Jadi apapun dia akan lakukan untuk mencapai kehidupan di social media seperti yang dia inginkan," katanya lagi.
Biaya Carter Ratusan Juta Perjam
Alasan orang terbang menggunakan jet pribadi karena beberapa faktor. Dua diantaranya adalah keamanan dan kenyamanan.
Hal lain yang tak kalah penting adalah penumpang memiliki kontrol penuh karena tak perlu takut tertinggal pesawat. Dari sisi ini, sepertinya masuk akal jika artis termasuk kaum pemakai jet pribadi.
"Mungkin mereka punya urusan yang tidak sesuai dengan jadwal airlines dan lebih menginginkan privasi, gitu," kata CEO Premiair, Tony Hadi kepada SUARA.com.
Perusahaan carter pesawat jet pribadi juga menyasar kalangan berduit. Maklum, tarif sewa moda transportasi jenis ini relatif mahal.
Tony mengungkap tarif sewa jet pribadi di Premiair dibanderol 9-10 ribu dolar AS perjam dengan minimal sewa 2 jam. Jika dirupiahkan dengan nilai tukar saat ini, biaya tersebut menjadi Rp 126 juta-Rp 140 juta perjam.
"Jadi biayanya tergantung berapa lama mereka pakai dan ke mana," katanya.
Siapa saja artis yang pernah jadi pengguna layanan Premiair, Tony menolak membeberkan karena alasan privasi penumpang. Yang jelas kata dia, siapa saja bisa menyewa jet pribadi asal bisa membayar.
"Siapa saja bisa (sewa jet pribadi) asal punya uang, ada korporasi, pribadi (yang biasa sewa)," ujarnya.
Bagi siapa saja yang mau menjajal terbang dengan jet pribadi caranya cukup mudah. Calon penumpang tinggal hubungi bagian commercial operator pesawat jet pribadi yang telah dipilih, lalu jelaskan ke mana tujuannya.
Pihak operator nanti akan menjelaskan berapa biaya yang harus digelontor. Jika sepakat, operator akan membuat surat kontrak.
"Kurang lebih isinya bahwa dia mau pakai pesawat itu misal kota Surabaya selama dua hari dengan jam sekian dan harga sekian. Tanda tangan materai," ujar Tony menjelaskan.
Reporter : Sumarni, Revi C. Rantung, Ismail, Yuliani.
Editor : Yazir Farouk, Fajarina Nurin.
Berita Terkait
-
Apa Arti Oda dan Ody? Panggilan Baru Maia Estianty dan Irwan Mussry
-
Jadi Kakek Nenek, Beda Panggilan Maia Estianty dan Ahmad Dhani Sambut Cucu Pertama
-
Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal
-
Alyssa Daguise Melahirkan Anak Pertama dari Al Ghazali, Keluarga Ungkap Rasa Syukur
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Video Lomba Cerdas Cermat MPR RI 2026 Jadi Kontroversi, Publik Sebut Juri Tidak Adil
-
Titik Terang Sengketa Aset Rachel Vennya dan Okin: Rumah Kemang Dijual Buat Lunasi Utang Nafkah Anak
-
Jawaban Sat Set Gubernur Sherly Tjoanda Selesaikan Masalah Warga Imbas Nikah Siri
-
Momen Nikahan Anak Soimah Dihadiri Tokoh Penting Indonesia, Netizen Kepo: Emang Ada Keturunan Raja?
-
Kronologi Guru Baru Mengajar 2 Minggu Gadaikan Laptop Murid, Video Dilabrak Keluarga Korban Viral
-
Istri Diberi Hadiah Mobil Rp2,2 M karena Sering Pusing dan Mudah Lelah, Diyakini 'Obat Ampuh'
-
Viral! Lowongan Personal Assistant Influencer Ini Tuai Hujatan, Job Desk Dinilai Tak Manusiawi
-
Link Pendaftaran Beli Tiket Konser The Weeknd di Jakarta September 2026, Mulai Dibuka Hari Ini
-
Lagi Jadi Sorotan, Begini Cara Menonton Film Dokumenter Pesta Babi
-
Sinopsis Pasar Setan yang Dibintangi Audi Marissa, Tayang Malam Ini di ANTV