Suara.com - Kali ini giliran Hotman Paris yang menyindir Farhat Abbas dan tim pengacaranya dalam kasus "Ikan Asin". Menurut Hotman, Farhat dan timnya hanya berfokus menjelek-jelekkan dirinya, bukan substansi hukum yang tengah dihadapi Pablo Benua dan Rey Utami.
Seperti diketahui, Pablo Benua dan Rey Utami telah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan dalam kasus "Ikan Asin" yang dilaporkan Fairuz A Rafiq. Namun sebagai pengacara Pablo dan Rey, Farhat Abbas dan timnya dinilai lebih banyak melakukan sindiran terhadap Hotman Paris.
Baru-baru ini misalnya, Andar Situmorang yang merupakan tim dari Farhat Abbas melaporkan Hotman Paris dan Fairuz A Rafiq ke Polda Metro Jaya. Andar melaporkan Fairuz dan Hotman dengan tuduhan fitnah. Namun laporan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak kepolisian.
"Hai para pegacara muda, kasus Fairuz bisa jadi pelajaran. Substansi kasunya terlantar, tidak ada perdebatan soal hukum. Semua timnya memabahas soal Hotman Paris, akhirnya mereka mengarah ke arah yang tidak seharusnya," kata Hotman Paris dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, Rabu (17/7/2019).
Selain melaporkan Hotman Paris ke polisi, Andar Situmorang juga menjelek-jelekkan Hotman Paris. Anda Situmorang misalnya menyebut Hotman Banci dan berliannya palsu. Andar juga menyinggung soal status hukum Hotman, dalam kasus kecelakaan mobil, beberapa tahun lalu.
"Ada yang mengatakan saya pernah jadi tersangka. Hmm... Kalau gue pernah jadi tersangka gara-gara timnya itu, nih gue kasih semua nih berlian buat beliin dia (mobil) Kijang. Ini harganya Rp 8 miliar, berarti 40 Kijang," sindir Hotman Paris.
Berita Terkait
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
-
Berapa Tarif Hotman Paris sebagai Pengacara?
-
Berapa Harta Kekayaan Hotman Paris? Intip Properti dan Koleksi Mobil Mewahnya
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Drama Wheelie di Prancis! Kiara Ramadhipa Ngamuk Salip 7 Pembalap, Amankan 5 Besar Moto3
-
Rindekraf 2026-2045 Ditetapkan Sebagai Peta Jalan Nasional Sektor Ekonomi Kreatif
-
Ini Kecanggihan Jet Tempur F-35 yang Mau Dibeli Turki dari AS, Bikin Israel Gemetar
-
3 Serum Viva untuk Mencerahkan Wajah dengan Review Positif, Cuma Rp20 Ribuan Auto Glowing
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Ulasan Novel Suicide Knot, Misteri Kode Rahasia di Balik Live Kematian Anne
-
Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall Akibat Masalah Suspensi Udara Begini Nasib Unit di Indonesia
-
Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi
-
PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini