Suara.com - Maraknya penggunaan narkoba dikalangan artis memang bukan menjadi fenomena baru. Bahkan banyak artis yang menggunakan narkoba sebagai doping atau penambah tenaga.
Andika Kangen Band yang pernah terjerat kasus narkoba membenarkannya. Bahkan penyanyi 36 tahun itu meruntut, alasan kelelahan membuat seorang artis terjerumus menggunakan narkoba. Mengingat si artis mesti menghibur dengan tenaga yang prima.
"Ya kalau sabu pasti ke situ (buat tambah stamina). Kan jenis narkoba beda-beda, misalnya inex (ekstasi), inek itu bikin orang happy di tempat acara musik dugem misalnya. Kalau orang kerja berat, capek, lelah dia mengenakam sabu, sabu itukan dopping, itu pasti dia pakai itu," jelas Andika Kangen Band, saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).
Sementara itu, untuk kasus Jefri Nichol yang tertangkap karena ganja, Andika pun menjelaskan efek dari narkoba tersebut.
"Beda sama yang terakhir kasus ganja. Kalau ganja dia sekedar pakai, dia halu terus ketawa-tawa, mungkin kurang tidur. Karena orang kalau syuting kebanyakan insomnia pulang subuh, susah tidur, makanya ditimpa ganja mungkin biar gampang tidur. Yang gue tahu ya," papar Andika Kangen Band.
Kendati demikian, dengan maraknya kasus narkoba yang menimpa artis atau siapa pun, Andika Kangen Band mengimbau untuk tidak memrisaknya. Pasalnya hal tersebut bisa berdampak tak baik untuk si pemakai.
Tak hanya itu, sebelumnya Andika Kangen Band menegaskan apabila si pemakai narkoba sebaiknya direhabilitas bukan di penjara.
"Tapi buat teman-teman yang di manapun sekarang sedang kasus narkoba, sebaiknya netizen yang nge-judge juga lah, support lah," tuturnya.
Baca Juga: Bukan Penjara, Andika Kangen Band Harap Pecandu Narkoba Direhabilitasi
"Kalau orang yang kaya gitu kan, gue pernah alami pasti mentalnya jatuh sebenarnya, tapi mereka berusaha nutupi aja. Tapi kita sebagai teman, kita support," ujar Andika Kangen Band.
Berita Terkait
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung
-
Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga
-
Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai
-
Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan