Suara.com - Hanung Bramantyo, sutradara film Bumi Manusia mengungkapkan pesan yang ingin disampaikan dari film yang digarapnya. Menurutnya, film tersebut memiliki pesan tentang semangat bagaimana menjadi Indonesia. Yakni, bagaimana menjadi Indonesia yang modern, yang sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya di dunia.
Menjadi Indonesia itu bukan berarti menjadi primordial, menjadi nasionalisme yang merasa paling benar, ataupun paling kaya. Tapi menyadari bahwa Indonesia itu setara dengan bangsa lain.
"Di mana, Indonesia merupakan negara modern yang bisa bekerja sama dengan bangsa lain dengan suara yang sama," kata Hanung Bramantyo di Surabaya, Kamis (8/8/2019).
Hanung juga mengungkapkan, kenapa gala premiere film Bumi Manusia dilaksanakan di Kota Surabaya. Menurutnya, ada korelasi antara kisah dalam film yang diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer tersebut.
"Kenapa Suarabaya? Kota Surabaya itu adalah di mana cerita Bumi Manusia itu terdampar. Minke yang diperankan Iqbaal Ramadhan bertemu dengan Annelis Melema yang diperankan Mawar de Jongh yang akhirnya mempertemukan dengan Nyi Ontosoro, itu semua terjadi di Wonokromo. Wonokromo itu Surabaya," jelas Hanung Bramantyo.
Selain itu, suami Zaskia Adya Mecca ini juga menjelaskan, kenapa gala premiere film Bumi Manusia dilaksanakan berdekatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia? Harapannya untuk perenungan di masa lalu demi masa depan yang lebih baik.
"Ini berdekatan dengan perayaan Ulang Tahun Indonesia yang ke-74. Ini momen yang pas kita kembali merenung apa yang telah kita lakukan selama ini. Perenungan tentang kita mengingat lagi Indonesia seperti apa dalam Bumi Manusia itu," tutur Hanung Bramantyo.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Mawar de Jongh Tak Sangka Dikasari Hanung Bramantyo
Berita Terkait
-
Membaca Cerita dari Digul: 5 Kisah Eks Tahanan oleh Pramoedya Ananta Toer
-
Manoj Punjabi Sebut Produksi Film Children of Heaven sebagai Misi Mustahil
-
Kata Hanung Bramantyo soal Film Sang Pengadil jadi Alat Cuci Uang
-
Pengalaman Pahit Iqbaal Ramadhan Jadi Inspirasi Film Monster Pabrik Rambut
-
Film Monster Pabrik Rambut: Teror Horor Tanpa Setan, Ancam Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Hadiahnya Rp50 Juta
-
Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal
-
Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Mulan Jameela Santai Ngaku Diselingkuhi, Respons Ahmad Dhani Bikin Geleng Kepala: Gue Keren
-
Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon, Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
Anak Pertama Al Ghazali dan Alyssa Daguise Lahir, Nama Unik Jadi Sorotan