Suara.com - Pengacara Elza Syarief akhirnya tiba di gedung Bareskrim Mabes Polri sekira pukul 11.00 WIB. Kedatangannya ini guna melaporkan Nikita Mirzani dan tim Hotman Paris Show.
Kali ini, Elza Syarief menegaskan akan membuat dua laporan. Salah satunya, Nikita Mirzani bisa terancam 10 tahun penjara.
"Pokoknya kalau pasal KUHP-nya penghinaan, fitnah terus ada satu lagi memberikan kebencian masyarakat kepada saya. Sehingga itu terbukti dia (Nikita Mirzani) membuat netizan menghujat saya. Dan orang-orang membela dia," ujar Elza Syarief sebelum membuat laporan.
"Itu satu bukti, dia memberi satu statement di Instagram buat membenci saya. Itu ancamannya 10 tahun, terus ITE nya saya laporkan. Laporkan kedua, saya melaporkan semua yang terlibat dalam acara itu. Jadi ada dua LP. Gue juga nggak tolol soal begini-begini," sambungnya lagi.
Selanjutnya, Elza Syarief mengatakan kalau Hotman Paris cs sengaja membuat dirinya diamuk Nikita Mirzani untuk tujuan komersil.
"Saya juga makin tambah bukti kalau terjadi pembiaran saya dianiaya dilecehkan dan kemudian beritanya disebarkan ke YouTube. Dan itu semua tujuannya komersil. Kan setiap diputar di YouTube dapat satu dolar. Berarti ada yang mencari keuntungan terhadap kesengsaraan saya," kata Elza Syarief.
Yang pasti, Elza Syarief meminta kepada Nikita Mirzani dan tim Hotman Paris Show untuk terus waspada mengenai laporannya itu.
"Tunggu aja tanggal mainnya. Saya ini bukan lawyer ecek-ecek yang bisa diam saja. Kita punya hati nurani. Kita punya hukum. Saya dilindungi undang undang dan Allah," imbuhnya.
Baca Juga: Hotman Paris Curiga Elza Syarief Dihasut soal Laporkan Nikita Mirzani
Seperti diketahui, Nikita Mirzani langsung marah-marah ketika bertemu Elza Syarif di program yang dipandu Hotman Paris. Di situ, dia ngamuk gara-gara merasa pengacara mantan suaminya, Sajad Ukra itu selalu mengusik kehidupan anaknya.
Berita Terkait
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Dasco Damaikan Ketua PWI dan Hotman Paris, Laporan Polisi Dugaan Menghina Wartawan Bakal Dicabut
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak
-
Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi
-
7 Warna Lipstik untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang, Bikin Penampilan Lebih Fresh
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan