Suara.com - Onadio Leonardo, mantan vokalis band Killing Me Inside yang turut terlibat di film Pretty Boys. Dia mengaku merindukan Onadio karena perannya sebagai Roni, seorang koordinator penonton yang flamboyan dan sedikit feminin.
Tompi selaku sutradara film Pretty Boys awalnya mengaku tak yakin dengan kemampuan akting Onadio Leonardo. Bukan tanpa alasan, gaya dan karekter Onad sapaan akbran Onadio, di nilai tak cocok untuk karakter feminin.
"Terus terang saya meragukan, tidak seperti yang kita mau, yang ada di kepala (pikiran) saya," ujar Tompi, saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2019).
Saat itu pula, pelantun "Menghujam Jantungku" ini langsung memberitahu Desta bahwa dia tidak yakin dengan Onad. Dugaan Tompi menguat ketika melihat Onad pada saat pembacaan naskah.
"Gue bilang 'Des lu yakin dia bisa? Kayanya dia gak akan bisa deh'. Karena memang gue perlu yang memang luwes banget. Terus gue datang pas acting couch gue bilang, 'kayanya nggak Des, harus ganti nih kayanya dia belum siap', gitu," ungkap Tompi.
Pada hari berikutnya, Onad rupanya membaca raut wajah Tompi. Kemudian cowok 29 tahun itu langsung minta tambahan waktu untuk mendalami karakternya di film Pretty Boys.
Melihat kegigihan Onad, keraguan Tompi hilang seketika. Tompi pun memberikan waktu hingga akhirnya suami Beby Prisillia itu berhasil mendalami karakter Roni yang feminin.
"Karena buat gue orang yang tahu keterbatasan dirinya dan dia mau belajar itu sudah way out-nya. Mau ngulik dan tahu dirinya itu sudah sumber penyelesaian masalah," tutur Tompi.
Baca Juga: Jadi Sutradara, Tompi Setop Praktik Dokter Kecantikan 6 Minggu
Berita Terkait
-
Tompi Curhat Pasiennya Tak Kunjung Bayar Usai Operasi Plastik, dari Tummy Tuck Sampai Pasang Implan
-
Habib Ja'far dan Coki Pardede Akhirnya Reuni, Kasus Onad jadi Titik Balik
-
3 Basic Skincare Apa Saja? Ini Kata Dokter Tompi untuk Kulit Lembap Terlindungi
-
Habib Jafar Isyaratkan Onadio Leonardo Balik ke Podcast Login Usai Bebas Rehabilitasi
-
Terjebak di Usia 'Golden Age', Onadio Leonardo Cerita Didiagnosis Sindrom Peter Pan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock