Suara.com - Vokalis band Seventeen, Riefian Fajarsyah alias Ifan Seventeen mengaku kejadian tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung, Banten akhir tahun lalu masih meninggalkan trauma yang mendalam.
Padahal, lelaki 36 tahun ini sudah berusaha kuat dan ikhlas dalam menghadapi cobaan tersebut.
"Aku selalu berusaha kuat. Tapi misalnya di jalan denger suara ambulans masih sering merinding. Dan itu adalah reaksi badan yang nggak bisa aku tolak. Karena pas kejadian itu lima detik sekali selalu denger suara ambulans," kata Ifan Seventeen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).
Ifan Seventeen juga terkadang tiba-tiba down saat tanpa sadar mengingat momen bareng istrinya, Dylan Sahara maupun personel Seventeen lainnya.
"Jadi kalau ada momen yang nyetil itu pasti akan tenggelam (trauma) lagi. Kalau nggak sih ya nggak. Kalau lihat cuplikan video terus ketemu anak-anak mas Herman, Bani, Andi, itu ingat lagi," kata Ifan Seventeen.
"Misalnya kalau jalan, eh ini biasa makan sama Dylan nih. Jadi kadang-kadang kalau ada momen aja selalu muncul trauma itu," ujar dia lagi.
Seperti diketahui, personel Seventeen yakni Bani (bass), Herman (gitar) dan Andi (drum) meninggal dunia akibat terjangan tsunami pada 22 Desember 2018. Istri Ifan, Dylan Sahara, juga jadi korban meninggal.
Baca Juga: Sempat Berseteru, Ifan Seventeen dan Juliana Moechtar Akhirnya Berdamai
Tag
Berita Terkait
-
Ifan Seventeen Unggah Pujian untuk Dasco di Momen Ulang Tahun ke-57
-
Ifan Seventeen Bahas Utang PFN Capai Rp2,7 Miliar: Bukan Bermaksud Menyalahkan..
-
Film Merah Putih One for All Lolos Tayang Bioskop, Ini Kata Ifan Seventeen
-
Ogah Dikaitkan dengan Film Merah Putih One For All, PFN Bikin Animasi Sendiri
-
Komentari Kualitas Merah Putih One For All, Ifan Seventeen Ajak Masyarakat Tunggu Film Animasi PFN
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Horor Biasa, Penunggu Rumah: Buto Ijo Hadirkan Ketegangan yang Ramah Anak dan Keluarga
-
4 Artis Ungkap Kisah Hidup Lewat Buku, Jauh Sebelum Aurelie Moeremans
-
Profil Becky Armstrong, Nanno Baru di Girl from Nowhere: The Reset
-
Keluar dari Zona Nyaman, Judika Jelajahi Nuansa Folk Lewat Lagu "Terpikat Pada Cinta"
-
Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya
-
Film India Haq Dinilai Mirip Kasus Inara Rusli, Bisa Ditonton di Netflix
-
Mengenal Deviana Mulyadi, Istri Kak Seto yang Jarang Tersorot
-
Wajib Tahu! Rekap Film 28 Years Later Sebelum Nonton The Bone Temple
-
Sinopsis The Art of Sarah, Lee Jun Hyuk Selidiki Kehidupan Shin Hae Sun yang Penuh Teka-teki
-
Kasus Aurelie Jadi Pemicu, Kak Seto Dituding Child Grooming Gara-Gara Usia Istri