Suara.com - Retno Paradinah, istri Zul Zivilia tidak kuasa menahan tangis ketika ditanya awak media terkait tuntutan Jaksa Penuntut Umum.
Perempuan asal Makasar itu merasa takut bila dirinya harus hidup tanpa didampingi sang suami karena harus menjalani hukuman di penjara.
Dia pun enggan menanyakan kasus suaminya kepada ayahnya yang kebetulan menjadi kuasa hukum untuk Zul Zivilia.
"Saya nggak pernah nanya-nanya ke bapak. Sebenernya kan bapak lebih mengerti. Cuma saya nggak nanya. Ya nggak siap dengar tuntutan yang berat," kata Retno Paradinah sambil menahan air matanya yang berlinang, saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, kawasan Gajah Mada, Senin (25/11/2019).
Retno Paradinah mengaku kehidupannya bakal susah tanpa Zul Zivilia di sampingnya.
"Apa lagi saya nggak ada sosok suami juga di rumah, setengah mati cari nafkah buat sekolah anak. Ya beratkan, gimana nasib anak-anak," tuturnya.
Diakuinya di bulan ini dia mulai merasakan kesulitan keuangan. Namun Retno Paradinah hanya bisa pasrah dengan keadaan tersebut.
"Insyallah (kebutuhan anak-anak terpenuhi), cuma memang bulan ini saya rasa-rasa, aduhh susah banget cari duit," tuturnya.
Baca Juga: Hakim Kecewa Sidang Narkoba Zul Zivilia Kembali Ditunda
Berita Terkait
-
Selain Nafkahi Istri dari Royalti, Zul Zivilia Juga Jadi Guru Seni di Lapas
-
Dipenjara Gegara Narkoba, Zul Zivilia Bayar Sekolah Anak Pakai Royalti
-
Dihukum 18 Tahun Penjara, Zul Zivilia Bakal Bebas 2027, Kok Bisa?
-
Masih Dipenjara, Zul Zivilia Kaget Dapat Royalti Tiga Kali Lipat dari Sebelumnya
-
Ditinggal Suami 18 Tahun, Istri Zul Zivilia Beberkan Bagaimana Nafkah Batin Terpenuhi
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi