Suara.com - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menapik bahwa pihaknya yang memberikan izin tinggal mendiang Zefania Carina bersama ayahnya, Arya Satria Claproth.
Seto Mulyadi atau yang dikenal dengan sebutan Kak Seto menerangkan, pihaknya tidak berwenang memutuskan hak asuh anak. Kata dia, LPAI hanya sebagai penengah jalannya mediasi di antara Karen Pooroe (Karen Idol) dan Arya Satria.
"Tidak ada pemberian izin itu, sudah kami klarifikasi dengan keluarga ibu Karen bahwa waktu itu hanya dibawa tapi kami tidak punya kewenangan untuk memutuskan, kami hanya ingin memediasi," kata Kak Seto saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020) malam.
Lebih lanjut ia menerangkan, saat itu Zafania Caria sudah berada dalam pengawasan Arya Satria ketika LPAI menengahi kasus perebutan hak asuh.
Kak Seto hanya berusaha membuka dialog dari pihak Arya dan Karen Pooroe agar perebutan hak asuh itu dapat diselesaikan.
"Tidak ada diberikan dari awal sudah dikusai oleh pak Arya. Kami menginginkan supaya ada dialog tidak saling memperebutkan, ada dialog saat itu memang ada di tangan beliau kami tidak memaksa untuk menyerahkan dan lain sebagainya," ungkapnya.
Bahkan hingga peristiwa yang menewaskan bocah enam tahun itu terjadi, mediasi diantara Arya Satri dan Karen Pooroe belum terlaksana.
"Artinya kedua belah pihak ingin kami kumpulkan dulu tapi belum itu terjadi mediasi belum terlaksana ada kejadian yang tak diinginkan," jelas Kak Seto.
Baca Juga: Terpopuler Sepekan: Lucinta Luna Kasus Narkoba, Anak Karen Idol Tewas
Diketahui sebelumnya, Ayah Karen Pooroe alias Karen Idol, Robert Pooroe mengaku kecewa dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). Pasalnya saat proses cerai, Zefania Carina diizinkan tinggal bersama Arya Satria Claproth bukan dengan Karen Idol.
"Sebetulnya kami kecewa dengan LPAI. Waktu itu sudha kami dapatkan dengan perjuangan yang luar biasa, tetepi LPAI malah menyuruh untuk menyerahkan dia kepada bapaknya," ujar Robert Pooroe ditemui di rumah duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).
Berita Terkait
-
Sorotan Publik Terhadap Kak Seto Akibat Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans
-
Kronologi Pernikahan Kak Seto dan Deviana Mulyadi yang Viral di Medsos
-
Kak Seto Menikah Umur Berapa? Ikut Terseret di Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans
-
Pembelaan Seto Mulyadi Usai Dituding Pernah Abaikan Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans
-
Kasus Aurelie Jadi Pemicu, Kak Seto Dituding Child Grooming Gara-Gara Usia Istri
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Viral Bocah Hafal Lagu MBG "Mas Bahlil Ganteng", Dikira Buah Beneran: Buahlil Itu Stroberi Yah?
-
Susul Jejak Sandrinna Michelle, Ibu Ungkap Richelle Skornicki Sudah Sebulan Minggat dari Rumah
-
Reizuka Ari Viral Usai Promosi Minum Banyak Suplemen, Gaji Rp500 Juta Sebulan dari Affiliate Disorot
-
Heboh Jule Diduga Hamil Anak Safrie Ramadhan, Begini Awal Mulanya
-
6 Film Unggulan AFAA Siap Manjakan Pencinta Sinema di Balinale 2026
-
Konser Slank di Palembang Berlangsung Meriah, Puluhan Ribu Slankers Padati Jakabaring
-
Viral Warga Kalteng Keluhkan Jalan Raya, Respons MC Dianggap Penjilat Bikin Muak
-
Kisah Pilu Bocah Yatim Usia 7 Tahun Ditinggal Ibu: Hidup Sendiri Jualan Daun Pisang
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
-
Kaum 'Mager' Merapat, Ada Lomba Rebahan Berhadiah Rp5 Juta