Suara.com - Penyanyi Ratna Dilla mengkritik kinerja pemerintah Indonesia dalam menangani wabah virus corona (Covid-19).
"Ya menurut aku sih dari pemerintahnya lambat ya," kata Ratna Dilla di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2020).
Menurut perempuan 36 tahun ini, seharusnya pemerintah melakukan pencegahan sejak dini. Caranya kata dia, dengan langsung menutup akses masuk ke Indonesia.
"Harusnya tuh dari awal corona itu membooming di luar negeri harusnya menurut saya turis yang masuk ke Indonesia tuh nggak diperbolehkan gitu," ujar dia.
Sekarang menurut Ratna, penyebaran virus corona di Tanah Air sudah meluas. Dia pun khawatir lantaran kasus positif corona terus bertambah tiap harinya.
"Sekarang sudah kayak gini, sudah kejadian di Indonesia malah cepat (penyebaran virus corona) ya kan," katanya.
Ratna Dilla mengatakan, pesatnya penyebaran virus corona sangat berdampak kepada publik. Kata dia, banyak masyarakat yang rugi hingga kehilangan pekerjaan.
"Tapi teman-teman sih semuanya kasihan yang ada job-job manggung semuanya jadi terbengkalai, kasian kan orang yang mencari rezeki karena ada corona ini," ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Virus Corona, Ratnadilla Sudah Stok Makanan
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis