Sampai akhirnya terjadi kekacauan di tempat karantina. Fakta terungkap kalau seluruh jenazah yang meninggal akibat virus tersebut dibakar oleh pemerintah Korea Selatan di dalam stadion. Mereka semua dibungkus menggunakan plastik.
Para warga yang negatif virus pun marah, memberontak dan membuat perlawanan terhadap pemerintah. Mereka mengancam akan menyebarkan virus tersebut ke seluruh penjuru Korea Selatan.
Di lain pihak, Monssai yang digadang-gadang sebagai satu-satunya obat untuk virus tersebut berhasil ditemukan di tempat karantina. Darahnya diambil untuk kemudian dijadikan sebagai obat.
Namun begitu, Kim In Hae yang tahu anaknya sudah terpapar virus, mengambil tindakan ekstrim. Dia mengambil darah Monssai lebih dulu dan langsung menyuntikan kepada Kim Mi Reu.
Sayangnya aksinya ketahuan menyebabkan Monssai dipindahkan ke rumah sakit sedangkan Kim Mi Reu dibawa ke tempat pembakaran. Saat perjalanan, Monssai malah meninggal dunia.
Karena solusi satu-satunya obat untuk virus tersebut sudah meninggal dunia, pemerintah setempat bersama pasukan Amerika Serikat berencana membumi hanguskan Kota Budang.
Terlepas dari itu, film Flu memang sedikit mirip dengan kondisi virus corona saat ini. Dimana penyebaran virusnya berlangsung sangat cepat dan gejalanya pun sama.
Tapi yang perlu kalian tahu, film produksi iFilm Corp ini berakhir bahagia. Mereka akhirnya mampu mengatasi wabah mematikan itu tanpa harus melemparkan bom ke kota tersebut.
Secara keseluruhan, Flu dikemas begitu apik. Di situ, dijelaskan secara mendetail dari penyebab, akibat hingga solusi buat mengatasi virus semacam itu.
Baca Juga: Aziz Gagap Mundur dari OVJ, Luna Maya Dikira Artis Prostitusi
Berita Terkait
-
Babak Terakhir Tazza! Siapkan Nyali, Ini Detail Film The Song of Beelzebub yang Bakal Tayang 2026
-
Review Film Yadang: The Snitch, Sudut Pandang Baru Agen Rahasia yang Seru!
-
Go Youn Jung Siap Beradu Akting dengan Lee Byung Hun di Film Korea Nambeol
-
Hallan Tembus Festival, Kim Hyang Gi Datang ke New York Asian Film Festival
-
Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar
-
Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya
-
Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
50 Tahun Menanti, Warga Bumi Tridharma Jaksel Akhirnya Dapat Titik Terang Sertifikat Tanah
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN