Suara.com - Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia dalam usia 53 tahun pada hari ini, Selasa (5/5/2020).
Penyanyi berjuluk The Godfather of Broken Heart itu meninggal diduga karena serangan jantung akibat kelelahan. Keluarga mengakui jika belakangan ini Didi sibuk bekerja di dalam studio.
Meninggalnya maestro campursari itu mengingatkan kita pada sejumlah seniman hebat asal Solo lainnya yang sudah lebih dulu pergi ke pangkuan Ilahi.
Siapa saja mereka? Simak rangkumannya berikut ini:
1. Manthous
Nama asli Manthous adalah Anto Sugiartono. Dia merupakan tokoh dan penemu musik campursari berkebangsaan Indonesia. Karyanya melantunkan ciri khas campursari dengan langgam-langgam Jawa.
Sejumlah album rekamannya laku keras. Beberapa lagu hitsnya dikenang oleh penggemar campursari, seperti Anting-anting, Nyidamsari, Gandrung, dan Kutut Manggung.
Manthous menderita sakit stroke dan meninggal dunia pada 9 Maret 2012 tepat di hari Musik Nasional.
2. Mamiek Prakoso
Baca Juga: Fans Berat, Kesedihan Andre Taulany Saat Didi Kempot Meninggal
Lelaki kelahiran 6 April 1961 ini merupakan seorang pelawak ternama asal Surakarta. Melalui grup lawak Srimulat nama Mamiek Prakoso mulai dikenal publik.
Ciri khas Mamiek Prakoso dikenal bahasa daerahnya yang medok. Dia merupakan kakak kandung Didi Kempot. Mamiek menghembuskan napas terakhirnya di usia 53 tahun pada 3 Agustus 2014 karena penyakit liver.
3. Mbah Prapto
Maestro tari Suprapto Suryodarmo atau yang akrab disapa Mbah Prapto meninggal dunia karena penyakit jantung pada 29 Desember 2019.
Dia kenal sebagai pelopor seni gerak bebas Amerta yang dikembangkan sekitar tahun 1970-an. Karyanya dikenal hingga di kancah internasional.
Setiap tahunnya, Mbah Prapto diundang ke berbagai negara untuk memberikan workshop dan mementaskan jogetnya di Eropa, Australia, Filipina, Korea, Jepang dan Amerika Serikat.
Berita Terkait
-
Kenang Sang Maestro Ambyar, Didi Kempot Bakal Hadir dalam Format AI
-
Langgam 'Kuncung' Didi Kempot, Kesederhanaan Hidup yang Kini Dirindukan
-
Profil Saka Kempot dari Didatangi Sang Ayah Lewat Mimpi hingga Bikin Trending Lagu Layang Kangen
-
Dari Ndeso Jadi Ngetop: Perjalanan Musik Jawa yang Relatable!
-
Banyu Langit Didi Kempot Mendapatkan Nafas Baru di Tangan Rommy Va
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV