Entertainment / Gosip
Selasa, 05 Mei 2020 | 15:55 WIB
Furry Setya Raharja alias Mas Pur TOP [Suara.com/Ismail]

Suara.com - Artis sinetron Fury Setya ikut berduka atas meninggalnya penyanyi campursari Didi Kempot. Bintang Tukang Ojek Pengkolan (TOP) ini pun mengenang pertemuan pertamanya di sebuah acara.

"Saya pertama ketemu itu di acara konser Didi Kempot, di Net TV waktu itu. Saya sebagai penonton kemudian niat saya hanya satu, saya bisa ketemu Pakde minta foto bareng," kata Furry Setya dihubungi, Selasa (5/5/2020).

Acara selesai, Furry waktu itu langsung menuju belakang panggung. Dia ingin berfoto bareng penyanyi berjuluk The Godfather of of Broken Heart.

"Lalu di belakang panggung saya melihat Pakde Didi Kempot kelelahan. Akhirnya saya mengurungkan niat saya, karena takut mengganggu beliau," ucapnya.

Didi Kempot (Suara.com)

Tapi baru beberapa langkah mundur, Furry dipanggil oleh Didi Kempot. Bahkan, dia diajak Didi masuk ke dalam ruangannya.

"Akhirnya baru beberapa langkah saya (balik), dari belakang saya dipanggil 'Fur sini, ikut saya ke ruangan saya'. Di situ saya kaget," katanya.

Furry kaget karena selama ini dia tidak pernah berkenalan langsung dengan Didi Kempot.

"Tangan saya ditarik diajak ke ruangannya. Saya sama istri saya ditarik gitu, katanya 'sini kalau mau foto' dan dia sebut nama saya. Saya kaget waktu itu, saya nggak menyangka kalau beliau kenal saya," ujarnya.

"Akhirnya saya foto dan buru-buru gitu karena takut ganggu istirahatnya," katanya lagi.

Baca Juga: Cerita 3 Hari Lalu Sebelum Didi Kempot Meninggal Dunia Hari Ini

Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu, Solo, pada Selasa (5/5/2020) pagi tadi diduga akibat serangan jantung. Jenazaah Didi dikebumikan di Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi.

Didi Kempot (Suara.com)

Didi Kempot lahir di Surakarta 31 Desember 1966 dan memiliki nama asli Dionisius Prasetyo. Dia adalah seorang penyanyi dan penulis lagu campursari.

Selama ini, Didi Kempot dikenal sebagai maestro campursari dan penulis lagu yang handal. Dia memulai karier sebagai musisi jalanan di Surakarta sejak 1984 hingga 1986. Kemudian dia hijrah ke Jakarta pada 1987 hingga 1989.

Didi Kempot merupakan nama panggung, yakni singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar, grup musik asal Surakarta yang membawanya ke Jakarta.

Konsisten menulis lagu bertemakan patah hati, Didi Kempot sampai dijuluki The Godfather of Broken Heart.

Load More