Suara.com - Aktor Dwayne Johnson alias The Rock melayangkan kritikan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kritikan itu disampaikan aktor 48 tahun ini lewat video berdurasi delapan menit di akun Instagram-nya, @therock.
Dalam kritikan itu, Dwayne Johsnon gerah karena kebijakan Donald Trump yang mulai mengerahkan militer untuk mengatasi gelombang demonstrasi terkait kasus rasisme yang menewaskan George Floyd.
Dalam video tersebut, Dwayne Johsnon mempertanyakan keberadaan Trump yang dianggap tidak bertanggung jawab atas permasalahan yang dialami masyarakat Amerika Serikat saat ini. Video itu pun telah ditonton lebih dari 14 juta kali dan mendapat puluhan ribu komentar.
"Dimana kamu? Negara kita lumpuh dan berlutut, memohon agar didengar dan memohon perubahan. Di mana pemimpin kita yang berbelas kasih? Pemimpin yang menyatukan dan menginspirasi negara kita pada saat paling menyakitkan ketika kita paling membutuhkannya. Pemimpin yang melangkah dan bertanggung jawab penuh untuk negara kita dan merangkul setiap warna di dalamnya," kata Dwayne Johnson dalam bahasa Inggris.
Bintang film Jumanji: The Next Level ini juga mempertanyakan keberadaan pemimpin yang mengajak rakyatnya untuk berjuang bersama-sama, dan mendengar suara rakyat. Pemimpin yang bisa dipegang ucapannya dan rela melakukan apa pun yang diperlukan untuk kesetaraan bagi orang kulit hitam.
"Pemimpin yang membangun negara kita dan berkata Anda bisa pegang kata-kata saya, saya mengerti dan dengan bersama-sama, perubahan akan terjadi. Di mana kamu? Saat kita semua ada di sini. Mungkin suatu hari pemimpin galvanisasi akan muncul. Apa pun itu, proses untuk berubah sudah dimulai," tambah Dwayne Johnson.
Tak sedikit orang yang akhirnya mendukung dan melihat Dwayne Johnson layak menjadi presiden Amerika Serikat dibanding Trump. Sebelumnya, Dwayne Johnson juga kerap membagikan unggahan yang mencanangkan #blacklivesmatter.
Berita Terkait
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Terkuak Sosok Fuad WNA Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori: Ternyata Penjual Parfum
-
Versi Pelaku, Bunuh Cucu Mpok Nori di Malam Takbiran Gegara Cemburu
-
Penampilan Ahmad Assegaf Tanpa Tasya Farasya Bikin Pangling: Dulu Berasa Raja Dubai
-
Kena Nyinyir Warganet, Dewi Perssik Bongkar Alasan Selalu Foto di Area Tangga Rumah
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Park Seo Ham dan Bona WJSN Dirumorkan Bintangi Dive Into You, Ini Sinopsisnya
-
Mahalini Pakai Kebaya saat Lebaran Tuai Pro Kontra, Sang Desainer Ungkap Inspirasinya
-
Film India Dhurandhar: The Revenge Cetak Sejarah di Box Office AS, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
5 Film Sci-Fi dari Masa ke Masa yang Bikin Optimis Sambut Masa Depan
-
Sebelum Diduga Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori, eks Suami Ancam Bunuh Diri Pakai Pisau Gegara Ogah Pisah