Suara.com - Lama tak terdengar kabarnya setelah keluar dari penjara, Youtuber prank sampah terhadap waria, Ferdian Paleka berkolaborasi dengan Nikita Mirzani dan Uus alias Rizky Firdaus Wijaksana.
Dalam kesempatan itu, Uus secara blak-blakan mengutarakan pendapatnya tentang kelakuan Ferdian Paleka. Dia sependapat dengan Nikita Mirzani bahwa seharusnya sanksi sosial saja sudah cukup.
"Saya adalah orang yang tidak ikut membully waktu Anda melakukan video segala macam. Saya kan pernah diboikot ya, sanksi sosial itu sudah cukup sebenarnya, tidak harus memenjarakan kamu," kata Uus di channel YouTube Nikita Mirzani, dikutip Minggu (28/6/2020).
"Saya kagetnya adalah semua orang yang merasa punya moral, merasa dia punya kebaikan kenapa cuma dia (Nikita) yang belain kamu coba," sambung Uus.
Mendengar itu, Ferdian Paleka tak banyak berbicara. Dia tampak canggung di dekat Uus dan Nikita Mirzani.
"Iya ya," sahut Ferdian Paleka.
"Pemabuk iya, susu kemana-mana," timpal Uus.
Ferdian Paleka kemudian berasumsi pembelaan Nikita Mirzani kepadanya karena sama-sama pernah merasakan dinginnya jeruji besi.
Baca Juga: Sudah Berdamai, Kasus Ferdian Paleka Dipastikan Telah Berhenti
"Ya mungkin karena pernah masuk penjara juga," ujar Ferdian Paleka.
"Tapi berbeda dong. Kalau lo ngapain, kalau gue mah ribut, fight," imbuh Nikita Mirzani.
Tak dapat dipungki Uus sedikit terganggu dengan isi konten Ferdian Paleka yang berbau konten dewasa. Namun ia memaklumi di usia muda kebanyakan orang membuat kesalahan.
"Kalau dari perspektif gue ya namanya juga masih muda gitu kan. Hal-hal tolol apa sih yang enggak kita lakukan waktu masih muda. Jadi kalau saya lihat dari umur anda, memang waktunya songong. Dan memang agak sebelnya konten-konten kamu berbau tete," tutur Uus.
Seperti diketahui, YouTuber Ferdian Paleka mengalami perundungan di dalam tahanan. Hal tersebut diketahui dari beredar video yang memperlihatkan dirinya diplonco tahanan lain.
Kasus Ferdian Paleka bermula akibat video prank bagi-bagi sembako yang ternyata berisi sampah. Dia membagikan sembako berisi sampah itu kepada waria di jalanan.
Berita Terkait
-
Pengakuan Lawas Mimi Peri Viral, Incar 'Anak Kampung' Demi Hindari HIV AIDS
-
OCBC NISP Belum Mau Spin Off Unit Usaha Syariah, Ini Alasannya
-
Kerugian Lebih Besar dari Kasus Nikita Mirzani, Kok Melani Mecimapro Bebas?
-
Siapa Reynaldi Bermundo? Influencer Muda yang Baru Saja Meninggal, Kondisi Terakhirnya Disorot
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Viral Ibu-Ibu Salat di Lorong Kereta dengan Menggelar Sajadah, Tuai Pro Kontra
-
Daehoon Jawab Komentar Miring Sebut Tak Becus Urus Anak-anaknya
-
Semua Pegang Ponsel dan Ngonten, 3 Sahabat Lula Lahfah Ini Paling Dianggap Tulus di Acara 40 Hari
-
Baby Muhammad di Rumah Raffi dan Nagita: Anak Angkat Baru atau Hanya Titipan Ramadan?
-
Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka! Nabilah O'Brien Dituntut Rp1 M Karena Bela Restoran Sendiri
-
Pria Ini Kaget Tukar Uang di Iran sampai Takut Dirampok
-
Viral Warga Irak Temukan Drone AS yang Gagal Meledak Mirip Punya Iran: Liciknya Amerika
-
Terharu di Depan Kabah, Nathalie Holscher: Aku Banyak Dosa
-
Rafathar Pergoki Pasangan Gay Ciuman, Teguran Nagita Slavina Tuai Pro Kontra
-
Sinopsis The Bride! Kisah Frankenstein Mencari Cinta