Suara.com - Upaya mediasi Atalarik Syach dan Tsania Marwa terkait gugatan harta gono-gini di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat gagal. Hal itu lantaran pihak Atalarik Syach tidak bisa memenuhi tuntutan goni-gini Tsania Marwa senilai Rp 3,3 Miliar.
Atalarik Syach menyebut tuntutan harta mantan istrinya tak masuk akal. Terlebih Tsania Marwa telah membawa kabur seisi brankas saat meninggalkan rumah pada 2017.
"Si penggugat ini dia tidak mengakui adanya barang-barang yang dia bawa pergi pertama kali meninggalkan rumah. Kalau isi brankas saya dikosongin, itu dia nggak cerita," kata Atalarik Syach ditemui usai sidang di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020).
Harta yang dibawa Tsania Marwa tersebut diakui Atalarik Syach adalah tabungan bersama selama pernikahan. Juga honor Atalarik Syach sebesar seratus persen yang selama ini ia berikan.
"Tabungan saya, tabungan bersama kami, dari awal perkawinan saya yang 100 persen honor saya itu, tentu saja itu dari pekerjaan dalam masa pernikahan, dan itu tabungannya dibawa pergi sama dia. Saya cuma punya uang Rp 3 juta saat itu ditinggal pergi. Tapi dia nggak cerita itu semuanya," bebernya.
Dalam upaya mediasi ini, Atalarik Syach mengaku
menunggu itikad Tsania Marwa untuk jujur soal itu. Namun, hal itu tak dilakukan sehingga kini dia menyerahkan semua ke hukum yang berlaku.
"Tentu saja di mediasi saya pengin lihat itikad dari penggugat, itikad baiknya, kejujurannya sejauh mana. Nnggak terjadi, ya sudah, karena saya sudah ada ahli-ahlinya dibidang hukum perdata, mungkin keinginan dia itu bisa dijawab secara perdata saja dalam pengadilan," ucapnya.
Diketahui, Atalarik Syach dan Tsania Marwa bercerai pada 2017. Sebelumnya, mereka berseteru karena hak asuh anak. Kini, keduanya berseteru karena harta gono-gini.
Baca Juga: Atalarik Syach Mengaku Sudah Berikan Hak Tsania Marwa
Berita Terkait
-
Ulang Tahun, Atalarik Syach Malah ke Pengadilan Terkait Kasus Sengketa Lahan
-
Ngotot Merasa Tak Serobot Tanah Orang, Atalarik Syach Sebut Uang Tebusan Rp850 Bukan Idenya
-
Rumah Nyaris Hilang! Atalarik Syach Lawan Balik Eksekusi Lahan yang Janggal!
-
Drama Eksekusi Lahan Berlanjut! Atalarik Syach Datangi Pengadilan, Ada Apa?
-
Rumah Dibongkar, Atalarik Syach: Saya Mau Hidup Tenang, Tapi Diobok-obok
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Syuting Film Terbaru Joko Anwar di Penjara, Tora Sudiro: Karena Gue Berpengalaman?
-
Jejak Spiritual Sinead OConnor: Tukang Protes Gereja hingga Masuk Islam
-
Puasa Sendirian di Tengah Badai Perceraian, Insanul Fahmi Tak Mau Menyerah Rujuk dari Mawa
-
Nia Ramadhani Mendadak Harus Operasi, Sakit Apa?
-
Komentari Kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas, Sabrina Chairunnisa Ingatkan Bahaya Pamer di Medsos
-
Berat Badan Naik Drastis, Tina Toon Sempat Tak Percaya Diri Sampai Pilih Rahasiakan Kehamilan
-
Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR
-
Habib Ja'far dan Coki Pardede Akhirnya Reuni, Kasus Onad jadi Titik Balik
-
Undangan Bocor, Virgoun Dikabarkan Menikah dengan Lindi Kamis Pekan Ini
-
Jadi 'Tokek' di Ghost in the Cell, Aming Bakal Pamer Lekukan Tubuh Eksotis: Karakter Paling Unyu