Suara.com - Pelawak Nurul Qomar sempat melakukan protes atas tudingan surat keterangan lulus (SKL) palsu. Melalui pesan singkat, Qomar bercerita ke rekannya di grup Empat Sekawan, Derry ihwal SKL itu.
"Dia (Qomar) juga ada penjelasan ke saya, saya bacain ke teman-teman media, ini saya cuman bacain yaa. 'Dery tolong beri penjelasan ke teman-teman, untuk memastikan seorang anak sebagai anak kandung, asli atau bukan maka harus di lakukan proses tes DNA kan melalui laboratorium forensik," kata Derry membacakan pesan Qomar saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2020).
Dalam curhatnya, Qomar mengeluhkan keabsahan putusan tersebut. Sebab, pihaknya tidak dikabulkan permohonannya untuk memastikan keaslian barang bukti.
"Dari Pengadilan Negeri Brebes sampai ke tingkat Pengadilan Tinggi Jawa Tengah hingga ke Mahkamah Agung RI, majelis hakim dan kejaksaan tidak pernah mau meminta apa yang diinginkan pihak kami, untuk melakukan laboratorium forensik. Untuk menentukan barang bukti itu benar valid atau abal-abal (atau by design)," ujar Derry masih membacakan pesan Qomar.
Qomar yakin betul barang bukti yang disangkakan kepadanya adalah hasil rekayasa. Ia meyakini asumsi itu lantaran tak ada transparansi validasi dokumen.
"Barang bukti yang kemudian dituduhkan ke Haji Qomar itu memang abal-abal. Itu sebabnya mereka tidak mau melakukan tes validasi barang bukti melalui laboratiriun forensik. Itu pernyataan dari Pak Qomar," ujarnya.
Usai membacakan pesan dari Qomar, Derry enggan berkomentar. Ia mengaku hanya membacakan pembelaan dari sahabatnya.
"Begitulah penjelasannya yang saya sampaikan, nggak kurang gak lebih sesuai dari beliau," katanya menjelaskan.
Pelawak Haji Qomar ditahan polisi karena terbukti menggunakan surat keterangan lulus (SKL) palsu dalam upayanya melamar sebagai rektor Universitas Muhadi Setyabudi (UMUS) Brebes. Kendati demikian, kuasa hukum tegaskan Qomar hanya menggunakan, bukan membuat SKL palsu itu.
Baca Juga: Derry 4 Sekawan Tak Senang Qomar Diborgol saat Dijebloskan ke Bui
Qomar atas kesadaran pribadi datang ke kejaksaan negeri Brebes untuk memenuhi panggilan. Kemudian, memakai rompi tahanan dan lengan diborgol. Ia tiba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Brebes pada pukul 18.00 WIB bersama tim Kejari Brebes.
Qomar awalnya dijatuhi hukuman 1 tahun 5 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada November 2019.
Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni tiga tahun penjara.
Atas putusan tersebut, Nurul Qomar menyatakan banding. Di tingkat Pengadila Tinggi (PT), hukuman Qomar ditambah menjadi dua tahun penjara.
Qomar kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun, kasasi tersebut ditolak dan kini menjalani hukuman penjara.
Berita Terkait
-
Bantah Fitnah Poligami, Istri Qomar Tegaskan Cuma Satu Istri dan Punya Lima Anak
-
Cek Fakta: Makam Abah Qomar Tak Terurus? Ini Penjelasan dari Orang Terdekat dan Pengurus Kubur
-
Penuh Emosi, Anak Tak Terima Keluarga Dibilang Telantarkan Makam Nurul Qomar
-
Kondisi Makam Pelawak Qomar Disebut Peziarah Tak Terawat, Pertanyakan Peran Keluarga
-
Duka di Awal 2025, 4 Artis Indonesia Ini Meninggal Dunia
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup