Suara.com - Komedian Komeng menceritakan bagaimana sulitnya dulu mencari uang dari lawak. Dia masih ingat betul pernah mengisi acara di sebuah kelab malam dan undangan pernikahan.
"Kayak habis ikut festival, lawak-lawak zaman dulu banyakan off air-nya di night club. Pangeran Jayakarta, Gajah Mada. Pokoknya saya hapal deh. Saya ngisi-ngisi di situ," kata Komeng di kanal YouTube Gofar Hilman dikutip Sabtu (19/9/2020).
Menurut Komeng, tampil di kelab malam merupakan pengalaman berharga untuknya. Apalagi dia punya penggemar fanatik.
Komeng bercerita, ada penggemarnya yang rela datang untuk melihat penampilannya bersama grup lawaknya, Diamor, di kelab malam.
Padahal, dia dan grupnya baru beraksi pada tengah malam.
"Kita ada penggemarnya. Ada orang yang ke sana mau nonton lawak. Tapi dia sambil minum. Ada jamnya. Misalnya diskonya jam sekian, terus ada yang senang dengan penyanyi ini. Dia datang sekitar jam 8 jam 9. Nah yang demen lawak bangsa jam dua belas, udah ke sananya baru striptis," ujarnya.
"Makanya saya kelar jam satu jam dua, tapi saya nggak langsung pulang. Nonton yang terakhir. Kan rugi mumpung gratis, jadi sekalian" katanya lagi disambut tawa Gofar.
Komeng membenarkan dia dan grup lawaknya pernah dibayar dengan kue.
"Itu sih acara kondangan. Sebenarnya nggak diundang. Setiap lihat janur kuning biasanya kita menawarkan diri. Itu buat jam terbang aja," ucap Komeng.
Baca Juga: Selain Kiwil, Sopir Mpok Atiek Juga Jadi Korban Usil Komeng
Menurut Komeng hal tersebut dilakukan karena saat itu sangat jarang ada program komedi di televisi.
"Kalau dulu jarang banget. Mana ada program lawak di televisi. Ada cuma selingan," kata Komeng.
Miris sekaligus lucu, Komeng dan grupnya tak jarang diusir ketika menawarkan diri melawak di acara pernikahan.
"Jadi kita carinya ke situ-situ (undangan pernikahan). Ada juga yang nolak 'macam-macam aja lu. Orang lagi kondangan lu ngelawak. Diusir ya udah kita jalan lagi. Lihat janur berhenti," ujarnya lagi.
Berita Terkait
-
Rumah Ambruk, Diding Boneng Kini Numpang Hidup di Bekas Kediaman Komeng
-
Jadi Hiburan Korban Banjir, Komeng Kasih Bantuan ke Sumatera Bareng PMI
-
Aksi Komeng Hibur Korban Banjir Sumatra Tuai Pujian, Warganet: Mending Gini
-
Jadi Relawan Banjir Sumatra, Kenapa Komeng Tak Dihujat seperti Anggota Dewan Lainnya?
-
Komeng Ungkap Kebingungannya Masuk DPD RI: Kenapa Saya Bisa Ada di Sini?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Arya Saloka Terang-terangan Goda Yasmin Napper di Medsos, Warganet Auto Heboh
-
Aksi Oknum Polisi Merokok Sambil Nyetir Viral, Ditegur Malah Ngeyel
-
Denise Chariesta Dikecam Lagi Usai Anaknya Gigit Briella dan Langsung Kabur Tanpa Minta Maaf
-
Tampil di OTW Pestapora, Fathia Izzati Deg-degan Nyanyi Lagu Mocca
-
Ari Bias Ungkap Royalti Musik Anjlok, Singgung Juga Gugatan Rp4,9 Miliar ke Agnez Mo
-
Rumahnya Terendam Banjir, Katon Bagaskara Ngadu ke Gubernur Jakarta: Tolong Pak Pram
-
Mocca Guncang Panggung OTW Pestapora, 'Bajak' Lagu Reality Club Sambil Rayakan Ultah Arina Ephipania
-
Safrie Ramadan Pacar Jule Minta Maaf Usai Jadikan Anak Na Daehoon Bahan Lelucon Konten Sensitif
-
Pergoki Suami VCS dengan Perempuan Lain, Clara Shinta Kini Konsumsi Obat dan Didampingi Psikiater
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'