Suara.com - Pihak Pro Aktif menyambut baik keinginan Syakir Daulay yang ingin berdamai dan kembali melaksanakan kerjasama. Namun Agi Sugiyanto selaku pemilik sekaligus pimpinan Pro Aktif mengajukan beberapa syarat.
"Pihak Pak Sugiyanto boleh saja (kembali kerja sama) yang penting ada syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk bisa kerjasama lagi," ungkap Abdul Fakhridz kuasa hukum Pro Aktif usai sidang di Pendilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2020).
Syarat tersebut sudah disampaikan ke tim kuasa hukum Syakir Daulay. Sayangnya, pihak Pro Aktif belum menerima jawaban dari tim kuasa hukum lelaki asal Aceh itu.
"Syarat-syarat sudah kita sampaikan kepada mereka. Mungkin masih dipertimbangkan lah apakah diterima atau tidak. Kalau tidak diterima otomatis mediasi gagal," tuturnya.
Apabila Syakir Daulay memilih untuk tidak lagi bekerjasama, pihak Pro Aktif pun rela melepasnya. Bahkan akun YouTube-nya bisa dikembalikan dengan ketentuan harus membelinya.
"Dia nggak mau kerja sama, ya silakan baik-baik. Kalau dia mau akun youTube-nya, beli kembali karena sampai saat ini akun YouTube-nya masih menjadi milik kita. Kalau dia ingin mengelola sendiri ya udah beli lagi," tuturnya.
Pihak Pro Aktif memastikan akan menjual akun YouTube tersebut dengan harga yang tidak murah.
"Harganya cukuplah karena akun YouTube itu sudah cukup punya nilai ekonomisnya. Tidak mungkin kita menjual dengan angka segitu (Rp 200 juta). Satu bulan saja kita pernah menghasilkan Rp 200 juta kok," jelasnya.
Disinggung kemungkinan akan melepas seharga RP 1 miliar, Abdul Fakhridz punya jawaban sendiri.
Baca Juga: Kasus Syakir Daulay dan ProAktif, Habib Hasan Ikut Diperiksa?
"Bisa lebih dari itu. Yang namanya kita harga jual. Bisa seperti itu lah (miliaran rupiah). Satu bulan kalau Rp 200 juta kita kalikan itu," tutur Abdul Fakhridz.
"Waktu bulan Mei kalau kita kelola secara profesional itu Juni, Juli, Agustus kan sudah menggulung. Kalau Rp 200 juta rugi kita. Itu namanya bukan bisnis," imbuhnya lagi.
Sebelumnya Syakir Daulay memasukkan gugatan perdata terhadap pimpinan label musik ProAktif, Agi Sugiyanto, ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 9 Juli 2020 lalu.
Gugatan dilakukan berkaitan dengan jual-beli akun YouTube Syakir Daulay yang belakangan menimbulkan persoalan.
Merasa namanya tercemarkan, Agi Sugiyanto selaku pemilik label musik Pro Aktif turut melaporkan Syakir ke Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan, atas dugaan pencemaran nama baik dan pencurian akun YouTube.
Tidak puas sampai disitu, pihak Pro Aktif kembali menggugat Syakir Daulay di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas kasus ganti rugi dan mohon rehabilitasi nama pak Sugianto sebagai penggugat atas kasus fitnah dan pencemaran nama baik secara perdata.
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Sempat Kritis Saat Ramadan, Syakir Daulay Ungkap Kondisi Terkini
-
Zaskia Adya Mecca Gelar Salat Ied, Pilih Syakir Daulay Jadi Imam
-
7 Pesona Syakir Daulay Ngaku Punya Utang Rp 5 Miliar di Usia 20 Tahun
-
Kebaikan Habib Hasan bin Jafar Assegaf sebelum Meninggal, Bayar Utang Fantastis Syakir Daulay
-
Kisah Syakir Daulay Terjerat Utang Rp5 Miliar di Usia 20 Tahun, Solusinya Bikin Melongo
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Deretan Drama Korea yang Dibintangi oleh IU, Perfect Crown Segera Tayang
-
6 Alasan Pursuit of Jade Jadi Drama China Paling Dibicarakan di 2026
-
Cara Unik Ustaz Solmed Ucapkan Ultah pada April Jasmine, Bawa-Bawa Harga BBM
-
Nikita Mirzani Pertanyakan Putusan Hakim Soesilo, Sindir Ketimpangan Vonis Kasusnya vs Ronald Tannur
-
Biasa Kalem, Bryan Domani Kini Tampil Brutal Jadi Mesin Pembunuh di Film Zona Merah
-
Konten Clara Shinta 'Kok Bisa Selingkuh' Kembali Viral, Kini Disebut Kena Ain
-
Lebih dari Sekadar Teror, Tumbal Proyek Hadirkan Plot Twist, Thriller, dan Gore Mencekam
-
8 Rekomendasi Serial Netflix April 2026, Ada Spin-off Stranger Things
-
Sinopsis Born Guilty, Park Seo Joon Jadi Penjahat Misterius di Drakor Noir Baru Disney+
-
Perankan Orang Madura, Bang Tigor Keceplosan Logat Batak Syuting Film The Hostage's Hero