Suara.com - Artis Marissa Haque turut mengomentari soal disahkannya UU Cipta Kerja. Hal itu terlihat dalam unggahan terbarunya di Instagram pada Kamis (8/10/2020).
"Rasa gelisah ini. UU Omnibus Law Cipta Kerja akan membawa petaka, tapi akan mengena siapa sajakah?" tulisnya sebagai caption.
"Membayangkam Firaun ditenggelamkan Allah Azza wa Jalla, sungguh ngeri," sambungnya lagi.
Istri Ikang Fawzi ini kemudian menyoroti soal jam istirahat para buruh di UU Cipta Kerja yang sempat jadi pembicaraan.
"Sengeri salah satu isi UU terkait jam istirahat buruh yang diberikan minimal setengah jam setelah empat jam bekerja terus-menerus. Lalu waktu sholatnya kapan?" tuturnya.
"Jeda lunch break yah dipakai lunch setengaj jam, sholat lalu ke kamar kecil dsb setengah jam lagi, baru bisa semangat kembali kerja," imbuhnya.
Sebagai penutup, Marissa Haque juga menyinggung perihal agama dalam pernyataannya.
"Apakah para pembuat UU Omnibus Law Cipta Kerja itu orang Islam/Muslimin? Kok tidak membayangkan waktu untuk jalankan kewajiban sholat buat ummat Islam?" tanya Marissa Haque.
"Apa benar dibuat oleh DPR RI yang Muslim? Jangan-jangan ada yang buatkan titipan dari non-Muslim atau pendukung aliran Kiri di DPR RI," tambahnya.
Baca Juga: Ekki Soekarno Sempat Kritis, Marissa Haque Janji Segera Pulang ke Indonesia
Tidak menunggu lama, unggahan Marissa Haque ini pun langsung dibanjiri komentar pro kontra dari para netizen.
"Kenapa dibentur-benturkan ke non muslim," ujar @iammohamadtohirin di kolom komentar.
"Ujung-ujungnya bawa-bawa agama lagiii, piye toh mba," sambung @selvie707.
"Bun, dalam sholat kami selalu berdoa, hancurkan lah ke dzoliman ini," tambah @yunita_akmalia13.
Seperti diketahui, masyarakat Indonesia bersatu menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR pada 5 Oktober 2020.
Mereka menilai, undang-undang tersebut hanya menambah kesengsaraan rakyat dan menguntungkan penguasa dan pemilik modal.
Berita Terkait
-
Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian
-
Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim