Suara.com - Betrand Peto tak segan untuk menegur dan komplain karena baju yang dipakai bundanya, Sarwendah dianggapnya kurang menutupi bagian sekitar dada hingga terkasan seksi.
Ini terlihat dari video yang diunggah Ruben Onsu di akun Instagram pribadinya, @ruben_onsu, Rabu (22/10/2020). Betrand Peto protes karena Sarwendah memakai kemben yang dirasa kurang menutupi bagian dadanya.
Menurut remaja yang akrab disapa Onyo ini, kemben Sarwendah terlalu pendek dan kurang menutupi bagian atas dada. Meski sebenarnya penampilan Sarwendah sudah sangat tertutup.
Bahkan Ruben Onsu juga sepakat kalau baju yang dikenakan istrinya itu tidak mengekspos keseksian tubuhnya. "Dia maunya di keatasin lagi," ucap Ruben Onsu dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu.
"Tapi ini nggak papa kan, Yah?" tanya Sarwendah meminta pendapat suaminya. "Iya nggak papa. Aman," tegas Ruben. Namun Betrand tetap menginginkan bundanya bisa pakai kemben yang lebih bisa tertutup. Ia pun sambil menunjukkan batas seharusnya sang bunda pakai baju.
Melihat sikap Betrand Peto yang sangat perhatian dengan Sarwendah sampai mengomentari baju segala, Ruben Onsu pun gemas sendiri. "Perdebatan anak bujang yang komentarin baju bundanya," tulis Ruben sambil menyisipkan emoji ngakak.
Sama dengan Ruben, penggemar keluarga The Onsu juga mengaku kagum dengan perhatian Onyo yang terkesan posesif ingin melindungi bundanya. Mereka menilai kalau Onyo akan melindungi cewek-cewek yang dekat dengannya.
"Berarti onyo sayang banget sama bunda ... takut aurat nya bunda diliatin cowok-cowok mata keranjang," komentar netizen. "Haha Onyo posesif deh tapi baik kok maksud Onyo. GOOD BOY," komentar yang lain. "Aduh aduh idaman banget," puji netizen lain.
Ada juga rekan selebriti, Vega Darwanti yang ikut berkomentar melihat tingkah Betrand Peto. "Jangan pendek-pendek kembennya bun @sarwendah29 kata Onyo @betrandpetoputraonsu," komentarnya.
Baca Juga: 7 Tahun Nikah, Sarwendah Akui Sering Cekcok dengan Ruben Onsu
Berita Terkait
-
Dituding Lakukan Pesugihan di Gunung Kawi demi Ruben Onsu, Sarwendah Geram: Itu Syuting Podcast!
-
Akhirnya Klarifikasi, Sarwendah Khawatir Isu Pesugihan ke Gunung Kawi Berdampak ke Anak-Anak
-
Diterpa Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Pengacara Bela Sarwendah dari Tudingan Pesugihan di Gunung Kawi: Dia Kerja Keras Pagi Sampai Malam
-
Sarwendah Bantah Tuduhan Pesugihan di Gunung Kawi untuk Guna-Guna Ruben Onsu
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dituduh Zalimi Pekerja hingga Viral, Selebgram Sindy HVT Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Demi Kelancaran Syuting Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Anggy Umbara Pakai Jasa Dukun Lokal
-
Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan
-
Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim
-
Tiket Rp14 Juta Ludes Sekejap, Kenapa Konser The Weeknd di Jakarta Begitu Diminati?
-
Pesta Timuran Ramaikan Jakarta, Angkat Musik dan Kultur Indonesia Timur ke Panggung Festival