Entertainment / Gosip
Selasa, 19 Mei 2026 | 08:04 WIB
Sarwendah dan Ruben Onsu. (Instagram/sarwendah29)
Baca 10 detik
  • Sarwendah melalui tim pengacara membantah keras tuduhan melakukan ritual pesugihan di Gunung Kawi yang sempat viral di media sosial.
  • Pengacara menegaskan bahwa kunjungan Sarwendah ke Gunung Kawi pada tahun 2021 murni untuk kepentingan syuting konten podcast horor.
  • Tudingan mengenai keterkaitan Sarwendah dengan penyakit yang diderita Ruben Onsu dipastikan sebagai fitnah dan informasi tidak benar atau hoaks.

Suara.com - Sarwendah diterpa kabar miring terkait dugaan ritual pesugihan di Gunung Kawi yang mendadak viral di media sosial.

Tak hanya soal pesugihan, sakitnya Ruben Onsu juga kemudian dikaitkan dengan keberadaan Sarwendah di Gunung Kawi.

Sarwendah kemudian mengutus tim pengacara, Chris Sam Siwu dan Simon Abraham memberikan klarifikasi. Mereka, membantah segala tudingan yang dialamatkan kepada kliennya.

"Ya, jadi pesugihan ataupun apa pun di belakangnya itu termasuk yang tadi (isu guna-guna Ruben Sakit) bilang itu, semuanya berarti fitnah ya, itu fitnah dan hoaks," ujar Chris Sam Siwu ditemui di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Senin, 18 Mei 2026.

Chris menekankan bahwa tuduhan mengenai guna-guna Ruben Onsu bisa dipastikan hoaks.

Sarwendah dan Ruben Onsu. (Instagram/sarwendah29)

"Kalau terkait dengan kesehatan Bensu (Ruben Onsu) ya itu kita nggak bisa ngomong karena itu memang masalah pribadi dan tidak ada kaitannya dengan klien kami gitu ya," tegas Chris.

Rekan Chris, Simon Abraham mengatakan, keberadaan Sarwendah di Gunung Kawi adalah murni untuk syuting podcast horor, Kakak Beradik.

"Jadi memang temanya horor dan pengambilan videonya ya disana," kata pengacara Sarwendah.

Faktanya, saat mendatangi Gunung Kawi di 2021, Sarwendah didampingi oleh banyak kru serta anggota keluarganya yang lain.

Baca Juga: Dituding Maling Parfum dan Uang Sarwendah, Betrand Peto Yakin Ada Provokator

"Ya dari situ aja udah kelihatan bahwa kami punya dasar klien kami ke sana karena acara podcast ramai-ramai dengan kru dengan ya Jordi juga ya timnya juga gitu," lanjutnya.

Chris Sam Siwu menduga juru kunci di lokasi tersebut mungkin melihat kliennya namun tidak mengetahui agenda syuting horor yang sedang dilakukan.

"Jadi memang mungkin pada saat itu kuncennya melihat klien kami. Tapi tidak menanyakan klien kami ke sini sedang ngapain gitu ya, ternyata hanya podcast," imbuhnya.

Load More