Suara.com - Komika dan sineas Ernest Prakasa tak menampik kekinian masyarakat Indonesia agak takut menyampaikan pendapat atau kritik terkait kebijakan pemerintah. Sebab ujung-ujungnya si pengkritik tak jarang yang dilaporkan ke pihak berwajib dengan tuduhan fitnah atau pencemaran nama baik.
Hal tersebut disampaikan Ernest saat jadi salah satu narasumber acara Mata Najwa lewat video conference. Peraih Piala Citra itu tampak semangat mengutarakan keresahannya karena di acara tersebut juga ada Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman, yang juga tersambung dalam video conference.
"Saya ingin sampaikan unek-unek mumpung ada Bang Fadjroel ya," kata Ernest memulai, dikutip Kamis (29/10/2020).
Kepada Fadjroel, Ernest bilang bahwa beropini di media sosial sekarang jadi hal mengerikan buat sebagian masyarakat Indonesia.
"Karena kadang-kadang, tiba-tiba kita dilaporin ke polisi, yang ngelaporin sih memang bukan Pak Jokowi, tapi relawannya," ujar Ernest.
Yang jadi persoalan, Ernest melanjutkan, Jokowi terkesan membiarkan laporan tersebut. Seharusnya kata dia, jika Jokowi memang tak setuju bisa langsung menegur relawannya.
"Nah sebagai yang direlawani, kalau nggak setuju sama relawannya, mbok ya ngomong. Jangan bilang 'ah itu kan relawan saya, bukan saya'. Ya nggak bisa juga dong. Kalau misalnya relawan saya ada, relawan Ernest Prakasa kelakukannya saya nggak setuju, saya sentil kupingnya," ujar Ernest.
Ernest sendiri masih tetap berani menyatakan pendapatnya di media sosial. Cuma, dia sadar akan lebih berhati-hati karena sudah ada UU ITE yang mengintai.
"Saya pribadi kalau dibilang sampai takut sih nggak, tapi mungkin lebih berhati-hati," ujar sutradara film Cek Toko Sebelah ini.
Baca Juga: Asfinawati Sentil Fadjroel Rachman: Kenapa Dulu Orba Anda Demo Juga?
Artinya balik lagi kepada subtansi, apa sih yang diomongin, ngerti nggak lu ngomong apa, dan apakah yang diomongin ini memang valid ada datanya. Bukan hoaks atau propaganda," katanya lagi.
Menanggapi pendapat Ernest Prakasa, Fadjroel memastikan pemerintahan Jokowi sampai sekarang masih menjamin kebebasan pendapat di tengah masyarakat.
Dia menilai Jokowi sangat berpegang teguh pada konstitusi.
"Jangan takut turun ke jalan, jangan takut menyatakan pendapat. Anda diindungi oleh UUD 45 dan Anda dilindungi oleh Undang-Undang No 9 tahun 1998," kata Fadjroel.
Berita Terkait
-
Ernest Prakasa Bahas Keuntungan Film Agak Laen, Ternyata Dibagi-bagi ke Pihak-Pihak Ini
-
Akui Sempat Malu Main Sinetron Ganteng Ganteng Serigala, Jessica Mila Tuai Kritik
-
7 Film Indonesia Terlaris yang Disutradarai Komika, Agak Laen: Menyala Pantiku! Saingi Jumbo
-
Review Film Lupa Daratan: Cerminan Gelap Dunia Artis di Indonesia
-
Bintangi Film Lupa Daratan, Vino G. Bastian Lupa Cara Berakting Akibat Sombong
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Isu Riders Fajar SadBoy Ribet, Manajer Beri Bantahan: Tiket Cuma 2 pun Kami Jalan
-
Fajar Sadboy Akhirnya Bicara soal Diludahi Indra Frimawan: Dia Sudah Minta Maaf
-
Dudung Abdurachman Banting Setir Jadi Penyanyi, Gandeng Fajar Sadboy
-
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Menikah, Isu Hamil Duluan Mencuat
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Shutter Dipuji Mahakarya Horor Asia, Bagaimana Versi Indonesia yang Lagi Tayang di Netflix?
-
Belum Pulang ke Indonesia, Alumni LPDP Irawati Puteri Dituding Bawa Kabur Uang ILDS
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV