Suara.com - Pedangdut Jenita Janet mengaku kerap mendapat pertanyaan dari warganet tentang program KB yang dijalaninya saat sudah pisah ranjang dengan mantan suami.
Dia membantah jika disebut penggunaan KB itu agar bisa melakukan seks bebas.
“Orang-orang pada nanya ‘Kenapa kemarin pas saat nggak nikah di KB? Emang pengin bebas? Pengin Free sex?’ Salah,” kata Jenita Janet di kanal YouTube Nikita Mirzani, dikutip Suara.com Senin (23/11/2020).
Satu-satunya alasan pedangdut 33 ini melakukan program KB karena kala itu dia dan mantan suaminya, Alief Hedy menunda momongan sementaran waktu. Ditambah lagi pencabutan KB spiral membutuhkan proses.
“Kemarin kan aku dalam masa pernikahan, jadi aku di KB itu dalam masa pernikahan, kenapa di KB? Karena aku nunda kehamilan,” ungkapnya.
“Dan saat itu aku dan suami yang dulu punya rencana pengin bikin rumah tangga yang mandiri dulu lah. Udah mulai nyaman,” sambungnya.
Belum sempat Jenita Janet menyelesaikan penjelasannya, Nikita Mirzani langsung menimpali dengan bertanya alasannya cerai dari suami pertama.
“Ternyata suaminya malah?” sahut Nikita Mirzani.
Secara blak-blakan Jenita Janet mengungkap alasannnya bercerai karena perselingkuhan.
Baca Juga: Ke Nikita Mirzani, Jenita Janet Bongkar Obrolan Malamnya dengan Suami
“Selengki (selingkuh),” jawab Jenita Janet.
Tak ingin melihat ke masa lalu, pemilik nama asli Jeni Juliana ini memilih legowo. Dia percaya di balik perceraian itu terdapat sisi positifnya.
“Ya sudah lah ikhlasin aja. Mungkin bukn yng terbaik, itu aja positifnya. Walau pun jujur aja hati ku menderita banget, kerena kenapa baru sembilan tahun dan sekarang baru ketahuan dan segala macam, tapi ya sudah lah,” tutur Jenita Janet.
Seperti diketahui, Jenita Janet dan Danu Sofwan menikah di Bandung, Jawa Barat pada 11 November 2020.
Menikah di tanggal cantik, mas kawin mereka cukup unik. Danu memberikan uang tunai senilai Rp.1.111.000 dan 20 gram logam emas.
Ini pernikahan kedua buat Jenita Janet. Dia sempat menikah dengan Alief Hedy, tapi resmi bercerai pada Maret 2020.
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup